KUBAH HITAM ROH (BLACK DOME OF EVIL SPIRIT)

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Loading

Pagi hari jam 4 saya bangun untuk ‘nobar’ (nongkrong bareng) bersama Tuhan Yesus di Ruang Doa. Acara ‘nobar’ pagi itu diisi dengan pujian penyembahan, membaca dan merenungkan Firman Tuhan dan berdoa. Ketika waktu menginjak sekitar jam setengah lima, Tuhan Yesus meminta untuk memperhatikan apa yang terjadi di lingkungan sekitar rumah.

Saya mulai lebih bertekun masuk di dalam hadirat Tuhan dan sebentar kemudian terdengar suara ‘saudara-saudara sepupu’ bersahut-sahutan berdoa di tempat ibadahnya masing-masing. Itu adalah hal yang sudah biasa terjadi puluhan tahun selama ini, tetapi kemudian Tuhan meminta untuk lebih memperhatikan apa yang terjadi di dalam Roh.

Pada saat saat orang-orang mengucapkan doa-doa dari agama-agama dunia, ternyata ada awan hitam berkumpul dan mulai membentuk tutup setengah lingkaran (kubah) warna hitam di masing-masing wilayah. Kubah-kubah hitam ini perlahan membesar, menyatu dengan kubah-kubah hitam di sekelilingnya, membentuk kubah hitam yang lebih besar lagi.

Kumpulan kubah hitam ini kemudian menyatu dengan kubah-kubah hitam besar di daerah, bahkan kota, propinsi, pulau-pulau. Di seluruh dunia ‘kubah-kubah hitam roh’ ini terbentuk ada yang besar dan ada yang kecil, tergantung dari banyaknya para pendoa agama-agama dunia yang tekun melakukan ritual agamanya. ‘Kubah hitam roh’ ini yang terbesar ada di daerah Timur Tengah.

‘Kubah hitam roh’ ini setiap hari dibangun secara sistematis oleh semua penganut agama-agama dunia, dan selalu diperkuat beberapa kali sehari. Mereka yang melakukan ritual agama-agama dunia itu tidak paham apa sebenarnya yang terjadi di dalam roh, tetapi ini adalah pola yang sangat terstruktur dilakukan di seluruh dunia untuk membuat dan menyelubungi seluruh dunia dengan ‘kubah hitam roh’.

‘Kubah hitam roh’ yang tebal menutupi langit, menghalangi doa-doa anak-anak Tuhan dan merampas damai sejahtera. Anak-anak Tuhan yang tidak bertekun doanya tidak bisa menembus dan hanya doa-doa anak Tuhan yang bertekun dan berkuasa yang bisa membakar dan menembus ‘kubah hitam roh’ itu. Selain itu itu, kubah ini juga menghalangi jawaban-jawaban doa yang akan diterima, bahkan membuat setan bisa mencuri jawaban-jawaban doa.

Di dalam ‘kubah hitam roh’, setan leluasa bekerja menyerang hidup setiap anak Tuhan untuk mendatangkan berbagai penderitaan dan dukacita – mencuri kasih, sukacita dan damai sejahtera. Di satu wilayah yang selalu ditudungi ‘kubah hitam roh’ yang kuat, kejahatan dan kecemaran merajalela, dan kebenaran Firman Tuhan sulit dibagikan karena dihalang-halangi oleh roh-roh setan yang berkuasa. Dan kalaupun bisa dibagikan, maka roh-roh jahat akan mencuri dan merampasnya, sehingga kebenaran Firman Tuhan tidak bisa dipahami.

(Matius 13:19) “Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.”

Walaupun tampaknya sangat kokoh dan kuat, Tuhan Yesus meminta kita tidak perlu gentar, karena sebagai anak-anak Tuhan kita memiliki kuasa dan otoritas penuh dari Allah Bapa di surga.

Kemudian Tuhan Yesus mengajarkan satu doa untuk menghancurkan ‘kubah hitam roh’ :

“Bapa kami yang di surga, aku minta Bapa mengubah langit di ... (daerah, kota, negara) menjadi langit api kemuliaan Allah, yang menghancurkan ‘kubah hitam roh’, benteng-benteng iblis, selubung-selubung roh yang menolak pengenalan kebenaran dan kuasa Firman Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus. Bapa Kami yang di sorga, dikuduskanlah namaMu ... (Doa Bapa Kami 14 kali).”

Ketika doa diucapkan dan doa Bapa Kami diucapkan berulang 14 kali, Tuhan Yesus memperlihatkan ‘kubah hitam roh’ terkikis dan hancur lenyap. Selanjutnya langit dipenuhi dengan cahaya Api Kemuliaan Allah Bapa yang berwarna biru (blue fire) menyala sangat terang. Itu adalah Api Kemuliaan Allah.

(Keluaran 24:17) "Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel."

Langit Api Kemuliaan Allah membuat daerah itu diterangi di dalam Roh. Banyak malaikat yang turun untuk melindungi doa-doa anak-anak Tuhan dan mengirimkan jawaban-jawaban dari surga. Benteng-benteng iblis yang dibangun untuk menolak pengenalan Firman Tuhan satu persatu dihancurkan oleh Api Kemuliaan Allah yang menyambar-nyambar. Damai sejahtera dan sukacita surgawi menggantikan suasana kejahatan dan dukacita mencekam.

Selain itu, ketika doa rantai Bapa kami diucapkan, maka ada selubung perlindungan Roh terbentuk di sekeliling tubuh dan rumah kita, dan malaikat-malaikat turun berjaga melindungi dari semua serangan balik roh jahat.

Sekalipun sudah dihancurkan, iblis akan terus berusaha membangun kembali ‘kubah hitam roh’ beberapa kali sehari sesuai waktu ritual doa dinaikkan oleh para pengikutnya. Akan tetapi ketika langit penuh dengan Api Kemuliaan Allah, maka awan hitam yang akan membentuk ‘kubah hitam roh’ lenyap dengan cepat. Tidak ada ‘kubah hitam roh’ dapat terbentuk di daerah itu sepanjang hari.

Langit Api Kemuliaan Allah bertahan selama satu hari, dan esok paginya jika tidak ada anak Tuhan yang berdoa dan ritual doa-doa agama dunia dinaikkan, maka langit kembali ditutupi oleh ‘kubah hitam roh’ yang hitam pekat seperti semula.

Tuhan Yesus menunjukkan mekanisme ini terjadi supaya anak-anakNya bertekun dan setia berdoa setiap hari.

(Efesus 6:18) “Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.”

Coba kita bandingkan disiplin Langkah Iman dari anak-anak Tuhan dibandingkan dengan para penganut agama-agama dunia. Mereka menjalankan ritual ibadahnya dengan ketaatan yang sangat tinggi, selama waktu-waktu tertentu yang sudah ditetapkan setiap hari di seluruh dunia – sementara anak-anak Tuhan terlihat ‘malas’ dan tidak peduli bahwa setiap hari mereka sebenarnya menghadapi peperangan Roh yang dahsyat.

(Efesus 6:12) “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

---

Kemudian Tuhan meminta saya untuk bangun lebih awal, jam tiga pagi. Walaupun berat karena masih mengantuk tetapi saya tetap melangkah masuk ke Ruang Doa. Waktu itu suasana sangat sepi, sehingga ‘nobar’ bisa berjalan lebih intensif. Satu jam kemudian, saya kaget karena terdengar suara sangat riuh bersahut-sahutan – ternyata di tempat-tempat ibadah dekat rumah, mereka mulai memutar kaset doa-doanya lebih pagi sebelum jam doa yang sebenarnya dimulai. O, ternyata ini maksud Tuhan Yesus membangunkan lebih pagi.

Ada yang menarik terjadi waktu itu, ketika lantunan ritual doa yang bersahutan kencang terdengar dari loud speaker, anjing di rumah “melolong” seperti serigala. Tuhan Yesus memperlihatkan, bahwa di waktu-waktu itu, ‘pintu gerbang’ (portal) roh terbuka dan banyak roh-roh setan keluar. Anjing di rumah melihat apa yang terjadi di dalam roh, yang membuat dia ‘melolong’. Rombongan roh-roh jahat keluar, mereka berusaha membangun ‘kubah hitam roh’, tetapi karena sebelumnya sudah didoakan membuat ‘langit api kemuliaan Allah’ maka semua usaha mereka gagal total.

Kemudian ketika berangkat ke kantor, Tuhan Yesus meminta supaya saya mengucapkan ‘doa rantai’ Bapa Kami. Perjalanan ke kantor pagi hari memakan waktu satu jam, dan selama itu ‘doa rantai’ Bapa Kami bisa diucapkan sampai seratus kali.

Di dalam Roh, Tuhan Yesus memperlihatkan, ketika ‘doa rantai’ Bapa Kami diucapkan, maka ‘kubah-kubah hitam roh’ yang ada di sepanjang tempat-tempat dilewati, dihancurkan oleh Tuhan Yesus dan digantikan dengan langit Api Kemuliaan Allah. Suatu pemandangan yang sangat indah, di mana Api Kemuliaan Allah terus bergerak di sepanjang tempat doa rantai Bapa Kami diucapkan, menghancurkan ‘kubah-kubah hitam roh’ digantikan dengan cahaya kemuliaan Allah yang bersinar terang. Kuasa kemuliaan Allah sangat indah dan luar biasa!

---

Sebaiknya di setiap daerah ada satu anak Tuhan yang mau ‘bayar harga’ untuk bangun pagi dan mengucapkan doa untuk menghancurkan ‘kubah hitam roh’ di daerahnya. Satu anak Tuhan yang setia dan bertekun “sudah cukup” untuk menghadapi ribuan pasukan roh jahat, karena otoritas dan kuasa penuh yang diberikan oleh Allah Bapa di surga.

Jika Tuhan Yesus membangunkan kita di waktu pagi, hari masih gelap, itu adalah waktu perkenanan bagi kita untuk bertemu dengan Tuhan Yesus dan menjadi rekan sekerjaNya untuk menghancurkan ‘kubah hitam roh’ dan menggantinya dengan Langit Api Kemuliaan Allah.

Karena setiap hari para penganut agama-agama dunia melakukan ritual untuk membangun ‘kubah hitam roh’, maka anak-anak Tuhan diminta juga bertekun untuk menghancurkannya setiap hari. Tuhan Yesus meminta kita untuk berdoa dengan tak putus-putus setiap hari, dan bukan seminggu sekali, sebulan sekali atau setahun sekali.

Jika kita dipanggil Tuhan Yesus untuk memenangkan jiwa-jiwa di satu daerah, maka langkah awal untuk menghancurkan ‘kubah hitam roh’ setiap hari adalah Tindakan Iman sangat penting. Ketika langit penuh dengan Api Kemuliaan Allah, maka iblis tidak bisa membangun benteng-benteng untuk menolak pengenalan akan kebenaran Firman Tuhan.

Bahkan Tuhan Yesus memperlihatkan, ketika ada anak-anak Tuhan di setiap tempat setia berdoa pagi untuk menghancurkan ‘kubah hitam roh’, maka kuasa kasih dari Tuhan Yesus akan leluasa menjamah jiwa-jiwa untuk diselamatkan. Doa-doa anak Tuhan dan jawaban-jawaban dari surga tidak terhalang.

Setia berdoa menghancurkan ‘kubah hitam roh’ bukan hanya merupakan tindakan iman bagi kepentingan diri sendiri, tetapi membuat kita menjadi ‘rekan sekerja’ Allah untuk membebaskan satu wilayah dari cengkeraman kuasa kejahatan, membuka jalan bagi doa-doa anak-anak Tuhan yang dinaikkan dan menghancurkan penghalang bagi keselamatan jiwa-jiwa yang terhilang.

---

Saya berdoa kuasa Tuhan Yesus menjamah setiap orang yang membaca kesaksian ini baik pribadi maupun team doa supaya mau mengambil komitmen untuk menjadi ‘petempur doa’ di tempat masing-masing. Roh Kudus yang ada di dalam hidup kita akan menyingkapkan kebenaran kuasa Firman Tuhan yang ada di dalam doa penghancuran ‘kubah hitam roh’.

(Yohanes 14:26) "Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu."

Roh Kudus juga akan menguatkan kita untuk membagikan ajakan ini ke semua anak-anak Tuhan di tempat-tempat lain, supaya cengkeraman ‘kubah hitam roh’ yang selama ini tidak dipahami telah membelenggu dan mengikat kota, wilayah dan bangsa kita bisa dihancurkan, digantikan dengan Langit Api Kemuliaan Allah yang membawa kemenangan, berkat dan keselamatan jiwa-jiwa.

Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.

GBU
(Indriatmo/PD Yoel)

* * * * *

Komentar