AUA-I Pertanyaan 03

Pelajaran 03 | Referensi 03a | Referensi 03b | Referensi 03c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Karakter Manusia Sebelum Jatuh dalam Dosa
Kode Pelajaran: AUA I-P03

Pelajaran 03 - KARAKTER MANUSIA SEBELUM JATUH DALAM DOSA



*Instruksi*

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 05 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Alkitab melihat sejarah dunia dan manusia dalam tiga tahap --
    [........., ............., .............]
  2. Kemampuan manusia yang dapat berpikir dan mengembangkan pikirannya
    tidak dimiliki oleh mahluk ciptaan lain, hal ini disebabkan karena
    manusia memiliki [...............] Allah.
  3. Menurut Kol. 3:10, salah satu kualitas penting dari manusia sebelum
    jatuh dalam dosa adalah manusia memiliki [............] yang benar.
  4. Di taman Eden, Adam telah menggunakan akal budinya dalam ketaatan
    pada Allah, yaitu ketika ia [................]
  5. Meskipun manusia diciptakan Allah dengan sempurna tapi, manusia
    adalah mahluk ciptaan yang [............].
  6. Semua pengetahuan yang Adam miliki sebelum jatuh dalam dosa adalah
    benar sebab ia mendapatkannya dari sumber kebenaran, yaitu
    [...............]
  7. Penyataan Alkitab merupakan pemikiran Allah di mana bagi-Nya tidak
    ada satu hal pun yang bersifat [...........].
  8. Akal budi (logika) tidak akan menjadi sesuatu yang jahat, asal
    [...............]
  9. Kekristenan, pada hal-hal tertentu, dapat menemui kebuntuan untuk
    dapat dimengerti secara kemampuan logika manusia, contohnya
    [............].
  10. Manusia disarankan untuk tidak berdiri pada 2 sisi ekstrim, yaitu
    menolak menggunakan [.............] dan setuju pada iman yang
    buta atau sangat mengandalkan [...........] sehingga terlepas dari
    ketergantungannya pada Allah.

PERTANYAAN (B):

  1. Dalam banyak hal, kita mengakui bahwa manusia memiliki
    keterbatasan, terutama dalam pengetahuan. Tapi di tengah
    keterbatasan itu mengapa sebagai orang Kristen kita disarankan
    untuk tidak perlu takut mengalami ketersesatan?
  2. Mengapa memahami kedudukan manusia sebelum jatuh dalam dosa sangat
    penting untuk dapat memulai berapologetika?

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA