Komentar

Testimoni Peserta Kelas Membina Pernikahan Kristen 3

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Amriyadi Yehezkiel

Saya bersyukur masih ada kesempatan untuk mengikuti kelas SABDA MLC, meskipun belum bisa benar-benar aktif dari diskusi, bisa saling mempertajam dan kejelian untuk topik yang dibahas. Ini pengalaman yang pertama dalam format yang baru.

2. Anita

Bersyukur bisa mengikuti kelas MPK yang memberikan materi yang sangat bagus dan memantapkan saya untuk menjalani kehidupan keluarga Kristen dan juga merasakan pertolongan Tuhan karena dari hari pertama diskusi anak sakit bergantian sampai saya juga sakit, tes antigen positif. Puji Tuhan, dapat menyelesaikan kelas diskusi. Terima kasih Kak May dan Bu Evi yang terus menguatkan saya untuk melanjutkan kelas sampai akhir.

Berkat yang paling berkesan selama mengikuti kelas diskusi adalah mendapatkan kesaksian pengalaman praktis hidup berkeluarga dengan segala problematika dan solusinya yang dibagikan oleh rekan-rekan dan juga moderator menjadi pelajaran amat berharga bagi saya.

Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas MPK adalah melanjutkan apa yang sudah sesuai dengan modul dan menerapkan pelajaran yang baru didapatkan. Terima kasih tim SABDA MLC.

2. Antung

Selama mengikuti kelas MPK, cakrawala saya diperluas oleh kesaksian masing-masing peserta. Mereka ternyata juga pejuang iman yang tangguh. Berkat yang paling berkesan adalah sharing dari peserta yang menjadikan saya memahami bahwa Allah punya maksud tertentu untuk tiap-tiap keluarga, yang tidak selalu sama antara satu dengan yang lain. Aplikasi praktis adalah selalu mengasihi istri dan lebih mau untuk menjadi pendengarnya yang baik.

3. Dora Trisnowaty

Bersyukur pada Tuhan, mendapatkan kesempatan berdiskusi mengenai pernikahan Kristen dalam komunitas yang memiliki semangat belajar. Setiap hari mendapatkan ide-ide segar melalui sharing dari anggota MPK 3. Selain itu, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan juga memperdalam pemahaman dan bahkan membuat saya berefleksi. Bila suatu pernikahan diberkati dan dibina dengan dasar takut akan Tuhan, maka Tuhan sendiri yang memimpin perjalanan keluarga. Hubungan di antara anggota keluarga yang harmonis dan penuh cinta kasih akan berdampak di tengah lingkungan masyarakat sekitar. Bahkan, gereja juga memiliki andil besar dalam membimbing dan membina keluarga-keluarga Kristen.

Modul 1-5 yang diberikan juga membuka wawasan mengenai poin-poin penting yang perlu diperhatikan dalam kehidupan keluarga Kristen. Terima kasih bagi tim SABDA yang begitu cermat menyusun materi aplikatif sesuai dasar firman Tuhan. Kiranya pelayanan SABDA terus dipakai oleh Tuhan memperlengkapi murid-murid Kristus di mana pun berada. Soli Deo gloria.

4. Hardi Wiyono

Selama mengikuti diskusi MPK ini, saya mendapat pemahaman baru dan segar mengenai kehidupan pernikahan, yang saya sendiri masih harus belajar banyak hal. Dari pertanyaan dan diskusi kelompok, saya mendapat banyak masukan (meskipun ada beberapa kondisi yang saya sendiri tidak mengalaminya, misalnya memiliki anak kandung ataupun mengadopsi anak), tetapi menjadikan bahan refleksi pribadi bagi saya.

Namun dari semua itu, beberapa prinsip penting dapat saya pelajari bahwa meskipun ada banyak perkara yang harus saya alami dalam pernikahan (ribut rukun, dll.), di atas semuanya itu membutuhkan komitmen untuk mengasihi, terbuka, saling menerima kondisi, dan memandang bahwa pernikahan adalah tujuan Tuhan sebagai kunci utama.

Terima kasih kepada tim SABDA (yang menjadi panitia dan katalisator), serta teman-teman anggota grup diskusi (yang memperkaya pemahaman dengan ide-ide dan pengalaman berharganya). Semua itu sangat memberkati saya. Tuhan Yesus memberkati.

5. Indriwati

Untuk kesekian kalinya, hati saya meluap dengan ucapan syukur sebab kembali dapat belajar dan menikmati berkat dari kelas SABDA MLC. Topik yang sangat dibutuhkan bagi pasangan Kristen untuk belajar terus membina pernikahan Kristen (MPK) agar dapat mencapai keberhasilan dalam pandangan Tuhan. Saya sangat terkesan dengan setiap poin pelajaran dalam modul, sangat jelas, dan terperinci sesuai firman Allah menuntun saya lebih memahami bahwa pernikahan adalah inisiatif Allah sehingga sangat penting membina pernikahan Kristen berdasarkan tujuan Allah.

Pelajaran baru yang saya peroleh adalah bahwa setiap pasangan berkenan kepada Allah bukan karena memiliki anak, tetapi setia melakukan kehendak Allah. Kehadiran anak terjadi bukan karena keinginan orang tua, tetapi karunia Allah yang dititipkan kepada pasangan untuk mengerjakan misi Allah, yaitu bersaksi bagi anak agar mereka memperoleh keselamatan dan menjadi milik Allah dalam Kristus Yesus. Dengan berkat diskusi, saya akan semakin mengasihi keluarga untuk setia mengarahkan hidup keluarga mencapai tujuan Allah, terus menjadi penolong bagi suami, dan menuntun anak-anak hidup benar berdasarkan prinsip Alkitab.

Terima kasih kepada tim SABDA MLC yang terus berkontribusi dalam mendewasakan kaum awam untuk bertumbuh dalam iman, fasilitator, Ibu Evie dan Sdri. Mey, serta semua rekan MPK 3 yang menjadi berkat dalam membagi sharing-nya, semakin diberkati. Kiranya SABDA MLC terus menjadi berkat sebagai platform digital yang dipakai meluas mengikuti perkembangan teknologi. GBU.

6. Yeyen Surya

Sukacita sekali bisa selesai mengikuti kelas diskusi MPK kali ini. Saya mengapresiasi tim SABDA yang sudah memfasilitasi ini dengan sangat baik, pastinya banyak berkat rohani yang diterima masing-masing pribadi, termasuk juga saya terberkati sekali dengan sharing di kelompok 3 (Malam), bahan pertanyaan diskusi yang apik dan jawaban-jawaban yang saling mempertajam pengetahuan akan doktrin dan firman. Bahkan kesaksian yang menguatkan, membuka lebih luas lagi wawasan akan relasi yang ada dalam keluarga. Kiranya semuanya itu dapat menolong mewarnai kehidupan dalam keluarga kita, maupun pelayanan kepada keluarga-keluarga yang Tuhan percayakan untuk kita layani.

Motivasi positif yang saya peroleh dari diskusi kelompok kami adalah saya semakin terdorong untuk lebih lagi menghidupi panggilan Tuhan bagi saya sebagai orang tua terhadap anak-anak kami, maupun anak anak layan yang Tuhan percayakan untuk dikasihi dan dibimbing, menyiapkan mereka dengan fondasi iman yang kokoh dalam Kristus agar dapat menolong mereka beradaptasi dan bertahan dengan lingkungannya, baik saat ini maupun di masa depannya nanti.

Saya pun termotivasi juga untuk berperan lebih aktif lagi mendorong sesama keluarga Kristen di gereja untuk menjadi dampak positif bagi masyarakat sekitar , melalui kasih yang nyata kepada sesama.

Terimakasih buat Ibu Yulia, Ibu Evie, Kak May, dan semua teman-teman dalam kelompok diskusi ini. Tuhan menopang dan menolong pelayanan kita sekalian.

7. Lewi Sineri

Saya merasa beruntung bisa mengikuti dan menyelesaikan pembelajaran kelas MPK di tengah-tengah kesibukan. Semua materi MPK 1 s/d 5 sangat memberkati, pengetahuan saya menjadi bertambah, bisa tahu tentang bagaimana peran kepala keluarga dalam membina keluarga Yesus, bagaimana peran keluarga Kristen dalam lingkungan gereja maupun lingkungan di luar gereja.

Aplikasi:

  • Menerapkan pengetahuan yang saya dapatkan dari kelas MPK dalam keluarga dengan melibatkan Tuhan Yesus.
  • Membagikan pengetahuan MPK kepada teman-teman guru sekolah Minggu dan orang tua dari anak-anak sekolah Minggu (mohon izin membagikan materi MPK).

Saya sangat bersyukur atas kasih Tuhan Yesus yang tidak terbatas. Terima kasih buat tim SABDA/MLC, penyelenggara kelas MPK, Ibu Evie dan Ibu Mey yang selalu setia mengingatkan kami, dan semua rekan-rekan kelas MPK 3 yang telah berbagi pengetahuan dan pengalamannya. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

8. Marganda Kristianto Purba

Bersyukur pada Tuhan di tengah kesibukan pekerjaan dan pelayanan, Tuhan masih memberikan kesempatan untuk mengikuti Kelas Membina Pernikahan Kristen dan berdiskusi bersama dengan Sahabat MPK 3 yang luar biasa dan hebat untuk saling melengkapi. Ditambah dengan moderator, Ibu Evie, yang penuh semangat memberikan pertanyaan lanjutan selain pertanyaan pokok, dan juga Admin, Kak Mei, yang selalu mengingatkan saya dan teman-teman supaya bisa berdiskusi sampai hari kelima, hari terakhir.

Secara materi diskusi, dari hari pertama hingga hari terakhir, sangat menarik dan banyak memberikan wawasan baru bagi kami. Materi yang paling berkesan, materi di hari ke-4, perbedaan antara membesarkan anak adopsi dan anak kandung sendiri. Diskusinya seru karena saling berbagi pengalaman. Saya sangat berterima kasih untuk teman-teman yang begitu bersemangat berbagi dan belajar bersama lewat kelas MPK 3 ini.

Terima kasih saya ucapkan untuk Lembaga SABDA yang sudah menjadi fasilitator bagi kami yang awam untuk membina pernikahan kami yang masih kurang dari 15 tahun. Tuhan akan memberkati terus pelayanan SABDA hingga Tuhan Yesus datang kedua kalinya. Soli Deo gloria.

9. Muji Handayani

Saya bersyukur dapat hadir di ruang diskusi ini. Saya menyadari kurang aktif dalam diskusi, tetapi saya selalu menyimak bahan diskusi dari teman-teman. Materi MPK sangat menarik sehingga dapat melengkapi pengetahuan kita dalam berumah tangga.

Pengalaman yang saya dapatkan adalah saya merasakan pengetahuan ini dalam membina pernikahan Kristen yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan yang mana masing-masing anggota keluarga memiliki tugas dan fungsinya masing-masing seperti Yesus adalah Kepala Jemaat, demikian pula suami adalah kepala dari rumah tangga.

Allah memiliki rencana yang indah kepada setiap masing-masing keluarga yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Saya jadi lebih termotivasi untuk aktif dalam keluarga agar anak-anak dapat lebih belajar tentang Kristus dan kiranya saya dapat lebih mengasihi orang-orang yang di sekitar saya dan juga orang yang dalam kehidupan saya. Kiranya diskusi ini menjadi berkat bagi semua orang bukan hanya di forum ini, tetapi juga di dunia luar. Terima kasih untuk semua rekan yang terlibat dalam diskusi. Tuhan Yesus memberkati.

10. Raymond Priyo Utomo Njoe

Bersyukur karena bisa diberikan kesempatan untuk dapat belajar bersama-sama di kelas MPK. Materi yang ada sangat membekali saya sebagai seorang suami dan sebagai orang tua. Belajar secara dasar-dasar pernikahan dan parenting dari sudut pandang firman Tuhan sehingga pernikahan saya dan keluarga saya dapat diberkati, dan saya dapat memberkati juga dengan men-sharing-kan apa yang saya dapat.

Terima kasih MLC yang sudah memberikan saya kesempatan untuk bisa belajar. Terima kasih juga untuk para fasilitator yang terus mengingatkan kami untuk on track, dan terima kasih juga untuk teman-teman, khususnya di kelas MPK 3 yang sudah memberikan pendapat-pendapatnya yang bagus-bagus dan sangat memberkati. Maju terus SABDA.

11. Riko Julianto

Puji Tuhan, pada akhirnya bisa tuntas juga untuk menyelesaikan beberapa hal dalam kelas ini, baik diskusi, membaca materi, mengerjakan tugas tertulis, dan memberikan testimoni, serta evaluasi. Saya rasa kelas MPK 3 termasuk kelas yang seru. Walaupun belum kenal secara dalam, tetapi peserta di kelas ini tidak canggung untuk memberikan respons kepada rekan lainnya.

Materi kali ini sungguh memperkaya saya, selain materi lainnya. Bagi saya secara pribadi keluarga adalah tempat pertama di mana kita bisa pertama kali memberikan pengaruh tentang nilai-nilai kekristenan sejati dalamnya. Tanpa contohan yang benar dari dalam keluarga, sulit rasanya untuk memberikan pengaruh yang lebih luas lagi kepada lingkungan ataupun komunitas di mana kita tinggal. Melibatkan Tuhan dalam pernikahan adalah hal yang sangat fundamental sehingga suami dan istri dapat berbagi perannya masing-masing seperti firman Tuhan kehendaki dan mencegah terjadinya saling menuntut dan peran yang terbalik dari pasangan yang ada.

Pada kesempatan kali ini, kita juga bisa belajar bagaimana menangani perilaku anak-anak yang merupakan bagian yang tidak kalah penting dalam pernikahan. Ketika kita tidak concern menanamkan nilai-nilai yang benar dari firman Tuhan, dapat dipastikan kita akan kehilangan kesempatan untuk mengenalkan Kristus pada anak-anak kita. Masih banyak hal seru lainnya dalam kelas diskusi kali ini yang tidak bisa saya jelaskan satu persatu.

Akhir kata, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Kak Evi dan Kak May, yang telah berjerih lelah mengawal kami di kelas MPK 3 ini. Kiranya damai sejahtera, sukacita, kesehatan, dan berkat Tuhan lainnya melimpah dalam tim SABDA MLC beserta para partisipan lainnya. Soli Deo gloria.

12. Thomas B.A.

Bersyukur dapat saling belajar dari pengalaman dan metode dalam mendidik anak secara positif. Bersyukur banyak mendapatkan tips-tips mengatasi problematika anak, hubungan keluarga, dan sosial. Semua peserta saling aktif dan semangat untuk memberikan berbagi masukan positif untuk membangun iman kristiani. Aplikasi yang bisa dilakukan, yaitu terus giat mendidik, membimbing, memelihara anak dengan penuh tanggung jawab dan kasih Allah. Sebagai orang tua akan selalu banyak berdoa bagi anak dan istri dan menuntun anggota keluarga untuk beriman berakar dalam ajaran firman Tuhan.

Saya merasa senang dan bersyukur bisa bergabung dan mendapatkan banyak firman Tuhan, bacaan referensi bahan literatur tentang keluarga dan anak. Kami doakan lembaga SABDA dan tim pelayanan ini selalu semangat dan menjadi berkat bagi banyak orang. Kiranya lembaga SABDA MLC terus berkembang dan semakin sukses diberkati berkelimpahan oleh Tuhan dan menjadi nomor satu terdepan dalam platform digital Kristen. Saya ucapkan banyak terima kasih. Sukses selalu untuk semua tim lembaga SABDA MLC. Sampai jumpa pada kelas-kelas berikutnya. Tuhan Yesus memberkati.

13. Wenny Riama Siahaan

Saya sungguh bersyukur pada Tuhan. Akhirnya di tahun 2022 ini, saya boleh mengikuti kelas MPK ini. Meskipun di tengah kesibukan pekerjaan dan pelayanan, Tuhan masih memberikan kesempatan untuk mengikuti Kelas Membina Pernikahan Kristen dan berdiskusi bersama dengan rekan-rekan MPK 3 yang penuh semangat luar biasa, yang berbagi pengalaman, pendapat, dan saling melengkapi. Modulnya juga menarik, menambah pengetahuan, dan mengokohkan maksud Tuhan untuk keluarga. Begitu juga dengan moderator Ibu Evie yang penuh semangat memberikan pertanyaan-pertanyaan, dan juga Admin, Ibu May, yang selalu mengingatkan saya dan teman-teman supaya bisa berdiskusi secara maksimal.

Dengan mengikuti kelas ini, membuat saya untuk belajar lagi dalam membina keluarga atas dasar firman, baik itu hubungan suami istri, ataupun orangtua dan anak. Kiranya semakin memantapkan saya untuk menjadi istri dalam keluarga yang berkenan di hadapan Tuhan. Kiranya seluruh pelayan dari tim SABDA MLC, mendapatkan berkat yang berlimpah-limpah dari Tuhan Yesus karena mampu menjadi berkat untuk keluarga-keluarga. Tetap semangat melayani. Tuhan Yesus memberkati.

14. Yokhebed Joy Suryana

Puji Tuhan, senang bisa menyelesaikan diskusi ini sampai hari terakhir. Diskusi tema MPK ini sangat seru. Meskipun banyak perbedaan pendapat, tetapi tetap saling menghargai. Kelompok diskusinya menambah wawasan dan tentunya menambah teman. Saya banyak belajar juga dari sharing kesaksian teman-teman tentang hubungan pasutri maupun orang tua anak.

Materi yang diberikan padat berisi dan sangat bermanfaat untuk pasutri, maupun calon pasutri. Jika diijinkan materi ini akan saya bagikan kepada teman-teman saya yang memerlukan. Terima kasih SABDA dan tim. Kiranya Tuhan melimpahkan berkat-berkat-Nya, dan bisa terus melayani memperlengkapi gereja dengan kebenaran firman Tuhan.

15. Yosua Wellington Nainggolan

Mengapa kita harus belajar? Belajar berarti masuk kedalam dunia yang khas, di mana seharusnya seseorang menjadikan apa yang dibaca, apa yang dipelajari, apa yang dimengerti, dan apa yang dipahami menjadi nilai-nilai baru untuk perubahan paradigma dan perilaku. Puji Tuhan saya mendapatkan suatu kesempatan lagi bisa belajar di SABDA, secara virtual dengan materi membina keluarga Kristen.

Anda dan saya belajar agar bisa berubah dari kesalahan dan mengakui keterbatasan kita sebagai manusia dalam konteks mengelola keluarga  dan hanya berharap pada Tuhan. Kita diperlengkapi dengan materi mata kuliah MPK dari Pelajaran 1-5, termasuk referensi 1-5, yang menurut hemat saya, cukup lengkap, edukatif, dan biblical.

Tentu setelah mengerjakan tugas dan diskusi selama lima hari ini, itu barulah pengetahuan awal untuk membina keluarga Kristen, kita harus bisa untuk mengembangkan dan harus berguna bagi sesama keluarga Kristen, Alkitab berkata: Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Ef. 5:17).

Selama mengikuti perkuliahan, walau secara virtual Zoom, kita dapat berinteraksi, bertukar pikiran, dan saling mengisi dengan sesama teman perkuliahan MPK 3, tentu sesuai latar belakang status sosial, khususnya tingkat pendidikan, maupun pengalaman pribadi.

Berterima kasih kepada teman-teman MPK-3, dan juga terima kasih kepada host SABDA, yang membimbing tugas-tugas yang kami buat sehingga akan memperkaya knowledge kita untuk membina keluarga Kristen. Special thanks buat SABDA, Ibu Yulia, Ibu Evie Broto, serta semua crew SABDA sebagai penyelenggara perkuliahan MPK. Kiranya Tuhan akan selalu memberkati, mencukupi segala keperluan SABDA. Tuhan Yesus memberkati kita semuanya. Amin. Sola Gratia.