Testimoni Peserta Kelas Online Doktrin Alkitab Lanjutan 2

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Ana Ariesanita

Mengikuti kelas DAL dengan dasar pemikiran bahwa saya perlu menambah pengetahuan mengenai Alkitab sehingga bila ada orang yang bertanya saya dapat menjelaskan dengan sistemstis dan alkitabiah. Dalam prosesnya terutama dalam diskusi, betul-betul terasa bahwa apa yang saya ketahui sangat terbatas. Karena itu saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh team SABDA yang mau berjerih lelah membuka kelas seperti ini dan memberkati banyak orang. Kiranya Tuhan memberkati dengan berkat-Nya yang selalu baru dan melimpah bagi setiap pribadi yang terlibat dalam pelayanan ini.

2. Athur Januar

Saya terberkati dengan belajar Alkitab lanjutan dari sisi sejarah Alkitab itu sendiri, dan Allah berkuasa penuh atas Firman yang dituliskan di dalam Alkitab. Allah memakai hamba-hamba-Nya untuk menuliskannya, sehingga firman dapat tersampaikan ke seluruh bangsa-bangsa di dunia, dan mandat agung dapat dinyatakan dan diwujudkan.

3. Carlos Agustinus

Yang paling berkesan buat saya di kelas ini adalah ILUMINASI. Sehebat apa pun seorang hamba Tuhan, dia tidak akan bisa membuka mata rohani jemaat. Semua adalah karya ROH KUDUS dan anugerah Allah. Pengetahuan tentang ILUMINASI ini memacu saya lebih lagi untuk berdoa buat jemaat. Terima kasih.

4. Destri harianja

Saya sangat bersyukur karena saya berkesempatan mengikuti Kelas Doktrin Alkitab Lanjutan. Di mana saya semakin mengerti mengenai fakta tentang Alkitab, penulisannya, keotoritasannya, dan bukti bukti Alkitab adalah Firman Allah. Saya juga merasa terberkati dengan diskusi yang diadakan di masing-masing kelas yang di mana sangat membantu saya dalam memahami, apalagi jawaban-jawaban atau pendapat dari peserta lain yang mampu membantu atau menambah pengetahuan saya. Demikian pula sebaliknya, saya sangat berterima kasih kepada Tim SABDA yang telah mengadakan Kelas DAL ini. Kiranya Tuhan Yesus memberkati semua teman dan rekan-rekan dari Bapak/Ibu.

5. Dody Kurniawan

Saya sangat terberkati dengan kelas-kelas yang diberikan. Bahannya seperti sudah dipikirkan dan dikaji dengan baik dan menjawab isu-isu utama dalam kekristenan. Saya jujur awalnya agak skeptis, apakah kelasnya akan hanya satu arah? Namun, ternyata tidak. Semua admin, dan teman-teman kelompok diskusi juga sangat responsif, antusias, dan mau berkontribusi ditengah segala keterbatasan (walau cuma bisa chat). Iman saya semakin terteguhkan melalui kelas-kelas ini. Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati.

6. Dwi Prasetyo Rahardjo

Saya bersyukur bisa mengikuti kelas Doktrin Alkitab Lanjutan ini. Seperti yang disampaikan dalam materi bahwa Doktrin Alkitab adalah doktrin Kristen terpenting karena doktrin-doktrin lainnya bersumber pada Alkitab. Kalau kita salah dalam memahami doktrin Alkitab ini maka kita bisa salah juga dalam memahami doktrin-doktrin yang lain. Peserta kelas DAL 2 sangat beragam dari segi usia maupun denominasi gereja. Saya senang dinamika kelasnya berlangsung hidup, saling melengkapi, dan peserta juga aktif menanggapi sehingga memperkaya peserta dalam memahami materi yang didiskusikan. Terima kasih untuk tim SABDA yang sudah memfasilitasi program ini. Tuhan memberkati.

7. Friska Pasaribu

Saya sangat diberkati mengikuti kelas ini. Di mana saya semakin belajar Allah dan firman-Nya. Saya makin cinta Tuhan dan firman-Nya. Banyak hal yang saya tidak tahu menjadi tahu, baik melalui pemaparan materi dan juga melalui sharing/diskusi dari teman-teman satu kelompok. Terima kasih team SABDA atas ilmu yang dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.

8. Fryandi Ramada

Merasa bersyukur karena kita bisa memanfaatkan teknologi untuk punya wadah belajar bersama-sama yang dimotori oleh SABDA MLC. Secara pribadi saya terberkati dengan adanya bahan bacaan sebagai referensi di kelas DAL 2 ini. Untuk saya pribadi, dengan waktu dan "bandwidth" di sela-sela pekerjaan dan kesibukan, saya merasa sangat terbantu dengan kombinasi sesi Zoom, sesi diskusi whatsapp, dan bahan-bahan bacaan. Saya perhatikan admin mampu mengarahkan pertanyaan-pertanyaan dengan perbedaan-perbedaan latar belakang dari para member. Dari diskusi dan dari bahan bacaan, saya semakin paham bahwa kitab-kitab yang kita miliki sekarang ini otoritasnya bersih dari pemahaman yang bisa menimbulkan keraguan dan mendapat gambaran secara garis besar apa itu kitab apokrifa dan sejarah-sejarahnya, sehingga ke depannya ini bisa menjadi acuan navigasi untuk saya membaca secara mandiri. Dan dari sesi ini, selain pertumbuhan dalam hubungan kita dengan Kristus, saya diingatkan bahwa pertumbuhan kita dalam hal wawasan khususnya dalam hal sejarah gereja (kitab, kanon) juga penting. Jadi terima kasih buat rekan-rekan SABDA, khususnya panitia DAL, untuk Ibu Yulia dan juga Ibu Melisa di grup DAL 2.

9. Giovanni Pedro

Saya merasa terberkati dengan adanya kelas DAL untuk memperlengkapi dan menambah pengetahuan dasar tentang doktrin Alkitab secara umum.

10. Gerald Dicky

Shalom dan syukur kepada Allah karena saya diberi kesempatan untuk mengikuti kelas DAL 2 ini, walaupun bukan 100% aktif dalam diskusi terutama di waktu siang. Kelas DAL ini telah memberi saya pengetahuan baru berkenaan dengan Kitab Apokrifa. Walau bagaimana pun, saya tertarik untuk mempelajari Deutrokanonika. Terima kasih tim SABDA karena peluang yang diberikan dan saya menunggu untuk mengikuti kelas yang akan datang. Tuhan memberkati.

11. Immanuel Hutagalung

Saya bersyukur sekali boleh mengikuti kelas DAL ini. Kelas ini dapat membuka wawasan yang lebih meluas dengan adanya diskusi-diskusi. Sehingga saya dapat melihat betapa lebarnya dan luasnya karya Tuhan dan betapa dalamnya hikmat Tuhan yang diberikan kepada orang-orang yang sungguh mengasihi Dia. Dengan itu, teman-teman yang ada dalam diskusi kelas ini dapat dipakai oleh Tuhan untuk membukakan pikiran saya untuk lebih dalam mempelajari Alkitab yang kita percayai saat ini. Terima kasih banyak untuk materi, diskusi, serta semangat teman-teman semuanya. Kiranya kita terus semakin mengalami pertumbuhan dan pengenalan akan Tuhan secara benar. Tuhan Yesus memberkati.

12. Jurjis Abdelas

Jujur ini adalah yang pertama kali saya mengikuti kelas yang diadakan oleh SABDA, dan saya mengikuti materi Pelajaran Doktrin Akitab Lanjutan di mana materi yang mungkin sudah kesekian kalinya, karena saya tidak mengikuti dari awal materi. Saya mengetahui tentang kelas ini dari story WhatsApp teman saya yang sepertinya sudah lama mengikuti kelas dari SABDA. Awalnya cukup membingungkan bagi saya karena secara prosedur harus membuka link yang dibagikan oleh Admin, membaca/mempelajari modul, kemudian mengerjakan soal pertanyaan yang sudah disediakan, tetapi akhirnya saya mulai mengerti pola berjalannya prosedur. Tidak berlama-lama, saya ingin memberikan evaluasi terkait selama saya mengikuti kelas. Mengenai sistem kelas dan pelaksanaannya saya rasa cukup baik secara prosedurnya, kemudian platform juga bagus dan jelas sekali, mengenai media saya sedikit menganjurkan jika diskusi mungkin lebih baiknya melalui ZOOM meeting, tetapi saya menyadari juga mungkin ada beberapa peserta yang berhalangan hadir jika diadakan via ZOOM. Lalu mengenai para peserta saya rasa juga cukup baik dalam mengikuti diskusinya, respon peserta cukup baik dan cepat untuk menanggapi setiap pertanyaan yang diajukan.

Dan yang terakhir dan yang paling penting adalah terkait materi yang disampaikan serta materi yang ada dalam modul. Ketika saya membaca isi materi di modul, ternyata isi materi sangat kurang, dan bahkan tidak tepat dan tidak sesuai jika berdasarkan data-data primer atau literatur primer Gereja Purba, secara sejarah juga tidak sesuai. Tanpa mengurangi rasa hormat, dan jika berkenan saya memberikan masukan. Berikut yang saya kritisi tentang isi modul:
1. Mulai dari pengertian Kitab Apokrif
2. Kanonisasi
3. Konsili Gereja(tidak spesifik Konsili mana yang menolak Apokrif)
4. Bapa-bapa Gereja mana yang menolak (siapa saja, kurang spesifik), bahkan sampai nama JOSEPHUS dan PHILO pun disebut Bapa Gereja dalam modul, padahal mereka berdua secara historis bukanlah salah seorang dari Bapa Gereja.

Saya juga sudah sampaikan kepada sang founder yaitu Ibu Yulia Oeniyati tentang kesalahan data-data. Saya berharap semoga materi diperbaiki sesuai data-data primer, sehingga materi ke depannya lebih baik dalam mengajar para peserta karena jika keliru dalam mengajar maka akan mempengaruhi pengetahuan para peserta yang akhirnya juga menjadi keliru. Mohon maaf jika ada kata-kata saya yang secara sengaja maupun tidak sengaja menyinggung. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Shlama ‘ankum bsem Yeshua M?shih?.

13. Kurniawan Diwanto Wijaya

Bersyukur bisa mengikuti kembali kelas di MLC SABDA. Khususnya di kelas DAL ini, banyak hal yang baru saya dapatkan. Berguna melengkapi dan menambah pengalaman serta pemahaman. Terima kasih untuk mentor, dan admin, moderator serta rekan rekan diskusi. Tuhan memberkati.

14. Margaretha

Bersyukur pada Tuhan atas kesempatan ambil bagian dalam diskusi kelas DAL. Saya diberkati dan mendapat banyak masukan dari diskusi dan juga materi modul yang kami terima. Tuhan Yesus memberkati seluruh tim kerja SABDA MLC.

15. Mangatur Sirait

Saya bersyukur dapat mengikuti kelas DAL ini. Banyak pelajaran yang didapat baik dari modul yang diberikan dan juga dari diskusi kelas. Belajar dari kelas DAL ini memberikan wawasan dan semangat untuk menggali lagi Alkitab sebagai firman Tuhan. Alkitab sebagai sumber utama kehidupan yang diinspirasi langsung oleh Tuhan. Setiap orang dapat iluminasi (diterangi) oleh Roh Kudus dalam membaca Alkitab. Alkitab diterjemahkan dalam segala bahasa untuk membantu setiap orang dari segala penjuru dunia dapat membacanya. Ditengah kondisi pandemi saat ini, saya terberkati dapat belajar bersama SABDA MLC. SABDA MLC telah menjadi berkat bagi sesama. Terima kasih untuk moderator, admin dan seluruh team SABDA MLC yang telah menyelenggarakan kelas DAL ini. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

16. Mestiria

Terpujilah Tuhan Yesus atas anugerah-Nya, saya bisa dipertemukan dan bergabung dengan tim SABDA, teruslah berkaya dan maju menjadi berkat tim SABDA, jerih payah dan lelah Bu Yulia, dan tim SABDA yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, Tuhan Yesus yang membalas dan memberkati. Awal saya bergabung dan sampai sekarang memotivasi saya dalam segala hal setiap pembelajaran Alkitab dan sharing teman-teman yang saling mensuport dan membangun. Grup SABDA ibarat HP separuh badan pabila tidak ikut kelas ambyar semuanya. Untuk sesi di kelas DAL 2 banyak hal yang didapat, informasi dari teman-teman latar belakang dari usia pengalaman dan pendidikan. Untuk Pak Kyai Jurjis top sekali ilmu dan masukannya sangat membuka wawasan. Di kelas DAL 2 ini masih banyak belum paham tentang penafsiran Alkitab, kami sangat diberkati karena SABDA memfasilitasi kami untuk masuk kelas hermeneutik, maju terus SABDA.

17. Parulian Simarmata

Puji syukur kepada Tuhan akhirnya saya bisa mengikuti diskusi kelas DAL ini walaupun terseok-seok mengatur waktunya ditengah kesibukan. Saya berusaha untuk ikut di kelas DAL ini karena mengingat pentingnya untuk mengetahui lagi lebih dalam tentang doktrin Alkitab. Selama ini saya otodidak belajar sendiri dari buku-buku dan seminar tentang doktrin Alkitab. Di kelas DAL ini saya semakin mengerti akan doktrin Alkitab. Ditambah lagi, ada dari peserta yang lebih mendalami mempelajari doktrin Alkitab yang mensharingkan informasi di kelas diskusi semakin menambah wawasan pengetahuan saya.
Pelajaran yang paling berkesan bagi saya adalah:
- Inspirasi Alkitab
- Iluminasi Alkitab

Yang membuat saya semakin mengerti perbedaan penyataan Allah dengan inspirasi. Dan, semakin tahu bahwa iluminasi merupakan kunci utama untuk membuka hati dan pikiran pembaca Alkitab untuk dapat mengerti firman Allah, mengerti kehendak Allah Dan melakukan apa yang berkenan kepada Allah. Sebelumnya anggapan Saya, dalam membaca Alkitab hanya meminta tuntunan Roh Kudus saja dan merenungkannya, ternyata ada pekerjaan iluminasi dari Roh Kudus Dan pembaca Alkitab mau membuka hati nya untuk menerima iluminasi. Dengan kata lain untuk mengerti dan memahami Alkitab serta untuk bisa menjadi pelaku firman tidak cukup hanya berdoa, membaca, merenungkannya tetapi perlu iluminasi. Terima kasih kepada team Yayasan SABDA atas upaya yang dilakukan untuk menyelenggarakan program ini dan memberi kesempatan kepada saya untuk ikut di kelas diskusi DAL ini. Semoga Yayasan SABDA semakin maju dalam pelayanannya. Tuhan memberkati.

18. Rialdi Pasaribu

Puji nama Tuhan, kelas Doktrin Alkitab Lanjutan ini bisa berjalan dengan baik. Saya belajar bahwa Roh Kudus sungguh mengilhami para penulis Alkitab sehingga semua yang terkandung dalam Alkitab itu murni, benar, kudus, dan tanpa cela. Semuanya sungguh indah. Saya juga kagum dengan cara Tuhan yang mengizinkan bahasa dalam Alkitab bisa diterjemahkan ke bahasa-bahasa setiap suku dan bangsa sehingga kami bisa menikmati indahnya firman Tuhan. Oh, sungguh anugerah yang besar bagi kami untuk bisa menikmati makanan rohani ini. Beberapa pertanyaan juga masih ada di pikiran saya mengenai Alkitab. Saya rindu untuk lebih lagi menggali keindahan di balik Alkitab. Kiranya kita semua mencintai Allah dan juga firman-Nya. Terima kasih untuk para admin, moderator dan rekan-rekan yang baik. Kiranya kita senantiasa jadi pelaku firman. Tuhan menyertai

19. Sammy Victory

Puji Tuhan saya sangat amat bersyukur bisa mengikuti dari mula hingga berakhirnya kelas DAL ini. Banyak pengetahuan yang bisa saya dapatkan melalui kelas ini. Terima kasih untuk admin yang senantiasa mau melayani dengan sukarela dan sangat aktif. Halleluya. Kiranya lembaga SABDA terus ada untuk memenuhi panggilan Tuhan untuk mengajar tentang Injil, dan selalu tim SABDA diberikan ketekunan serta berkat dan hikmat dari Allah Bapa. Terima kasih SABDA.

20. Trivena Sriwedarsih

Bersyukur Tuhan menolong dapat ikut diskusi sampai selesai. Selama mengikuti diskusi, saya makin melihat betapa kayanya firman Allah lewat pendapat semua teman-teman, cara pandang, wawasan tentang firman Allah lebih dalam, dan luas. Terlepas dari peran kita, karunia-karunia yang telah Tuhan taruh dalam hidup kita masing-masing. Bagi saya pribadi DAL sarat dengan pesan yang dalam untuk mengembalikan rasa cinta kita kepada Tuhan dan firman-Nya untuk melihat tujuan penulis Alkitab kepada pembaca setianya. Untuk lebih rindu bersekutu dengan Tuhan, agar diberi kepekaan untuk mendengar, merenungkan, dan melakukan Firman Tuhan dalam keseharian kita. Bagi saya kembali kepada Alkitab atau Firman-Nya. Terima kasih tak terhingga Ibu yulia, Kak melisa, Tim SABDA yang terlibat di dalamnya, juga Bpk/Ibu/Sdr. yang luar biasa yang sudah mengisi firman Allah dengan sudut pandang yang berbeda, tetapi menjadi kelengkapan memperkaya firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

21. Vanni Juita Pakpahan

Terima kasih untuk kelas DAL 2 yang telah berlangsung, mohon maaf kalau terkadang suka "slow respons." Dari kelas DAL ini saya banyak belajar dan mendapatkan informasi atau wawasan lebih Luas mengenai Alkitab, saya sangat terberkati untuk setiap diskusi diskusi yang telah berlangsung, walau lebih banyak menyimak, tapi saya bersyukur bisa belajar dari Jawaban yang rekan-rekan sampaikan. Kiranya wawasan yang saya peroleh dalam kelas ini membuat saya semakin rindu belajar firman Allah lebih lagi karena tidak ada habisnya untuk belajar mengali firman dalam Alkitab. Terima kasih untuk kita semua. Salam sehat dan tetap patuhi protokol kesehatan. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

22. Yuke Sugihono

Waktu saya mengetahui kalau SABDA menyelenggarakan pelajaran Doktrin Alkitab, saya sangat antusias mengikutinya. Ada Youtube dan Pengantar Doktrin Alkitab yang harus saya penuhi sebagai konsekuensi bila ingin mengikuti Doktrin Alkitab Lanjutan ini, saya selesaikan sebaik-baiknya. Bagi saya Doktrin Alkitab sangat penting, sebab menjadi dasar untuk belajar Doktrin Kristen lainnya. Semua bersumber dari pemahaman yang benar mengenai Alkitab itu sendiri. Saya sangat mengapresiasi usaha dan kerja keras SABDA dalam menyelenggarakan Pelajaran ini. Terima kasih untuk Ibu Yulia dan Bu Melisa yang memfasilitasi DAL ini. Juga Ibu Kusuma yang sudah membimbing saya supaya bisa ikut DAL ini. Masukan serta diskusi dari Teman-teman DAL 2 sangat memberkati. Beragam pemikiran membuat saya semakin sadar, mengenai penafsiran Alkitab harus semakin hati-hati jangan sampai keliru dalam penyampaian.