Testimoni Peserta Kelas Bedah Kitab Rut 3

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Rumine Gulo

1. Kesimpulan inti singkat Kitab Rut:
Rencana Allah tidak ada yang bisa mengubahnya. Di dalam Kitab Rut ini, mengajarkan bahwa Allah yang setia, yang selalu memperhatikan dan memelihara kehidupan anak-anakNya. Serta mengajarkan bahwa Allah sejak dahulu telah merencanakan keselamatan kepada bangsa Kafir (ingat: Rut sebenarnya orang kafir/Moab). Jadi, tetaplah kita percaya dan berharap hanya kepada Tuhan, sebab Tuhan tidak memandang seberapa banyak dosa kita tetapi ketika kita setia dan percaya kepada-Nya maka akhir dari kepahitan yang kita alami adalah kebebasan. Serta di dalam Kitab Rut ini juga, kesetiaan Rut kepada Ibu mertuanya Naomi sungguh luar biasa yang tidak pernah meninggalkan Ibu mertuanya. Dan, yang tetap setia dan percaya kepada Allah. Walaupun hanya kepahitan yang telah mereka alami tetapi mereka tidak menjadikan itu sebagai alasan mereka untuk meninggalkan Allah. Serta Allah memakai siapa saja untuk melakukan atau menjalankan setiap rencana-Nya kepada Umat-Nya.

2.Pelajaran yang paling berkesan adalah:
Walaupun banyak kepahitan (masalah bahkan pergumulan) yang sedang kita hadapi, ingat tetaplah setia dan percaya serta berharap hanya kepada Tuhan. Ingat, hidup kita telah ditebus oleh harga yang tidak bisa kita bayar, maka bagi kita setiap apa yang kita alami percaya bahwa Tuhan punya rencana yang paling indah di dalam kehidupan kita.

3. Berkat dari berdiskusi bersama di kelas:
Saya dari BKR-3 sangat berterima kasih di mana dengan adanya diskusi BKR ini, saya semakin diberkati serta memberikan saya suatu pengertian yang lebih mendalam di dalam menggali serta menanggapi setiap kesimpulan atau penggalian dari BKR ini.

2. Hery Sudarno

1. Kitab Rut sangat menarik dibaca, layaknya kisah keluarga yang di dalamnya ada duka, suka, dan cinta. Kitab ini meskipun hanya 4 pasal, tetapi sarat dengan pesan-pesan TUHAN, karena sesungguhnya Tuhanlah yang menjadi sentral dari pesan kitab ini. Tuhan berkarya melalui keluarga Elimelekh, Tuhan yang menentukan peran utama dalam kisah ini. Peran utama atau tokoh yang dimaksud adalah Naomi, Rut, dan Boas. Itu kedaulatan TUHAN atas ketentuan dan pilihan-Nya. TUHAN mengizinkan keluarga ini dengan permasalah yang dihadapi dari awal di negeri kafir, dan TUHAN memberikan Naomi dan Rut sukacita, kebahagiaan di akhir kisah. Naomi memberi andil besar dalam percintaan Rut dan Boas, hingga pernikahan mereka. Kecerdasan, strategi, dan iman Naomi mendorong Rut menyatakan dengan terbuka untuk ditebus Boas, dan menantikan, menyerahkan dengan iman kepada TUHAN dalam bertindak. Rut yang taat dan setia kepada mertua sehingga berbuah hasil dalam setiap tindakannya. Boas sebagai tokoh yang menebus Rut, juga terukur dalam setiap tindakan dan keputusannya, tidak gegabah. Boas seorang yang saleh, bertanggungjawab, baik hati dan dipimpin oleh TUHAN dalam setiap tindakannya.

2. Penebusan Boas atas Rut sebagai orang kafir, ketika dalam keadaan tak berdaya dengan berbagai himpitan masalah hidup menunjukan Boas adalah seorang penebus sejati yang sangat mencintai Rut, ia telah memikirkan segala konsekuensinya. Seperti cinta Kristus kepada kita orang kafir yang bukan bangsa pilihan, orang yang berdosa, penyembah berhala, melacurkan diri dan mengikuti berbagai tipu daya iblis. Cinta Yesus Kristus tanpa pamrih, tanpa syarat yang menebus kita dari dosa-dosa kita. Kisah ini digenapi Yesus Kristus dengan kedatangan-Nya melalui garis keturunan Boas dan Rut, dan mati di atas kayu salib menebus orang berdosa.

3. Dari kisah Rut di atas semakin mencelikkan mata saya TUHAN sangat mencintai saya. Senantiasa bersyukur dan hidup setia, beriman senantiasa menantikan dengan sabar TUHAN akan bertindak pas pada waktu. Bertanggungjawab atas apa yang TUHAN percayakan, menyenangkan TUHAN dalam menjalankan setiap perintah-Nya. Masih banyak hal berkesan dalam penggalian dan diskusi di kelas BKR ini, kertas jualah yang membatasi. Menjadi menarik untuk ikut serta dalam program SABDA bagi saya dan juga Bapak Ibu di masa mendatang. Kiranya TUHAN dimuliakan. Soli Deo Gloria!

3. Samekto Wibowo

Pembahasan ini akan saya mulai dari Pasal 1 sampai 4 secara berurutan.
Sepintas kita melihat Elimelekh keluar dari Betlehem menuju daerah Moab, pada zaman Hakim-Hakim karena adanya kelaparan, tetapi tentunya juga ada banyak alasan yg melatarbelakanginya, bisa mulai dari adanya kelaparan, ketidakadilan, ketidaktaatan, ketidaksetiaan orang-orang Israel kepada TUHAN masa itu sehingga mendorong Elimelekh menjual segala miliknya dan memutuskan pindah ke tanah Moab dengan harapan akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik tentunya. Tetapi hidupnya beserta keluarga tidak sejalan dengan harapannya, sampai Elimelekh meninggal dunia yang disusul oleh kedua anaknya. Tidak ada apa pun juga yang ditinggalkan kepada Naomi istrinya, yang menjadi janda miskin dan menantunya. Dalam kemiskinan ini Naomi tidak miskin hati, Naomi ingat akan Tuhan dan dia mau mendengar bahwa TUHAN memberikan berkat kepada umat-Nya di Israel, sehingga Naomi terdorong untuk kembali ke Israel dalam keadaannya yang miskin dengan suatu harapan akan mendapatkan kemurahan Tuhan. Rut menantunya yang penuh kasih dan setianya kepada Naomi bertekad dengan tulus hati dan tanpa pamrih untuk mengikuti Naomi dengan meninggalkan keluarga, bangsa dan allahnya. Naomi merasa bersalah telah meninggalkan bangsanya dan kegagalan yang dialami merupakan kepahitan hidup yang harus dijalaninya, sehingga hal ini mendorong Naomi untuk kembali ke Betlehem.

Rut sebagai orang asing yang hidup di tanah Betlehem mempunyai tanggung jawab untuk mempertahankan hidupnya dan Naomi mertuanya. Rut merendahkan diri dengan bekerja sebagai pemungut jelai di ladang Boas, yang secara kebetulan merupakan orang kaya dan masih ada hubungan keluarga dengan Elimelekh mertuanya. Rut bekerja keras tanpa mengenal lelah, dan dengan kebaikan, kesetiaan dan ketaatan dan tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga, membuat Boas memberikan perhatian dan kasihnya kepada Rut sebagai berkat dari TUHAN. Naomi memberitahukan kepada Rut akan mencarikan tempat perlindungan bagi Rut. Dan Naomi mengatakan bahwa Boas merupakan keluarga yang wajib menebusnya dan Naomi menyuruh Rut untuk mendatanginya dan mengatakannya. Dengan ketaatannya Rut mengikuti perintah Naomi untuk mendatangi Boas di tempat pengirikan dan mengatakan maksudnya kepada Boas. Boas mendengar dan kemudian mengatakan pada Rut bahwa Boas memang salah satu keluarga yang wajib menebusnya, tetapi Boas mengatakan bahwa ada seseorang yang lebih berhak untuk menebus Rut dsripada Boas. Rut menceritakan apa yang dikatakan Boas kepada Naomi mertuanya. Mendengar hal tersebut Naomi mengatakan kepada Rut agar menunggu apa ysng akan dikerjakan Boas sampai tuntas.

Boas segera menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab dan kewajibannya dengan menunggu penebus yang lebih berhak di pintu gerbang, dengan memanggil beberapa tua-tua untuk menjadi saksi. Ketika penebus pertama datang, dikatakanlah oleh Boas tentang hal harta milik Elimelekh untuk diadakan penebusan. Penebus awal menyetujuinya, tetapi ketika mengetahui bahwa dia harus juga menebus Rut untuk meneruskan milik pusaka Elimelekh, dia tidak bersedia dengan alasan akan merusak milik pusakanya sendiri dan menyerahkan penebusannya kepada Boas, dan dia melepaskan kasutnya dan menyerahkannya kepada Boas. Boas menerima apa yang menjadi kewajibannya, melakukan penebusan dan menikahi Rut sebagai istrinya. Dengan pertolongan Boas dan penebusan ini terwujudlah harapan Naomi, sampai Rut dan Boas mendapat keturunan.

Melalui penggalian kitab Rut ini dapat ditarik benang merah tentang nubuatan akan datangnya Tuhan Yesus Kristus sebagai penebus dosa umat manusia. Rancangan-rancangan TUHAN akan kedatangan Tuhan Yesus, digambarkan melalui jalan yang penuh liku. Melalui kepahitan yang dialami, kekecewaan hidup yang dialami itu tidak akan meninggalkan kasih TUHAN kepada umat-Nya, yang masih mau ingat, mendengar, taat dan setia serta bertobat kembali datang kepada TUHAN. Bahkan orang yang tidak pernah mengenal pun TUHAN bersedia menerimanya, dan memberikan kasih karunia-Nya. Gambaran akan kedatangan Kristus, yang ditolak dan yang sanggup merendahkan dirinya dan menerima penghinaan di kayu salib, kebangkitan dan kedatangan-Nya telah digambarkan pula dalam kitab ini. Kesetiaan kita sampai akhir kepada Tuhan kita Yesus Kristus itulah yg harus kita pegang kuat-kuat. Datanglah kepada-Ku yg penat dan lelah. Aku datang bukan untuk orang yang benar, tetapi orang-orang yang berdosa. Demikian testimoni yang bisa saya berikan. Amin.

4. Adianto Silaban

Pemilihan kitab yang pas, punya pelajaran yang unik untuk zaman kita saat ini. Lebih memahami beberapa budaya Yahudi kuno. Panjang kitab juga cukup singkat, hanya 4 bab. Banyak informasi yang saya dapatkan dari rekan lainnya saat diskusi di grup, lebih khusus tentang budaya kuno Yahudi. Metodologi pemilihan frasa/kata yang sangat bagus dan unik. Saat mendiskusikan 1 bab, pemilihan frasa berbeda-beda dari satu peserta ke peserta lainnya. Sehingga bahan diskusi cukup luas, meski dalam 1 bab. Sangat saya sayangkan, tidak tepat timingnya bagi saya. Kebetulan sangat banyak aktifitas saya di pekerjaan, sehingga sangat terbatas saya untuk bisa berdiskusi. Mohon maaf juga kepada rekan diskusi di grup dan juga admin / moderator. Semoga di sesi berikutnya, saya bisa lebih baik lagi.

5. Mariana Sihombing

Kitab Rut menceritakan kehidupan Rut yang penuh dengan kasih dan buah yang dihasilkan oleh kasih itu. Kitab Rut mengajarkan Allah yang setia, selalu memperhatikan, memelihara kehidupan anak-anak-Nya. Kitab Rut mengajarkan bahwa Allah yang sejak dahulu telah merencanakan keselamatan kepada bangsa kafir. Pelajaran yang didapat dari kitab Rut dari Rut pasal 1 cinta yang murni dan tulus. Di tempat di mana banyak orang berpikir bahwa dia akan dikucilkan karena Rut bangsa Moab, justru menjadi tempat di mana Rut menemukan cinta dari seorang pria bernama Boas. Berkat yang berkesan dari diskusi BKR: sekalipun kita sudah lelah beraktivitas dalam keseharian kita, untuk berdiskusi tetap semangat terkadang sampai pagi jam 2. Semua itu bukan karena kekuatan kita, tetapi firman Tuhan memotivasi kita dengar dengarkan akan firman-Nya. Kiranya Tuhan memberkati kita untuk melakukan firman-Nya, selalu rindu menggali firman Tuhan lebih dalam lagi.

6. Oktovianus Jullip Oldie Karundeng

Kesimpulan singkatnya adalah bahwa Kitab Rut menekankan tentang kasih setia Tuhan, di mana Tuhan memberikan berkat-berkat kepada orang asing yang meninggalkan agamanya untuk percaya kepada Tuhan Israel sehingga ia menjadi umat Tuhan Yesus Kristus. Pelajaran yang paling berkesan di hati saya adalah tentang kesetiaan dan ketaatan Rut, baik kepada mertuanya Naomi terlebih kepada Tuhan Allah yang disembah oleh Naomi. Dan, banyak berkat yang saya dapatkan dalam semua diskusi bersama di ruang kelas yang telah memberikan pencerahan baru bagi saya. Kiranya Roh Kudus berkenan mematri semua pelajaran berharga tersebut dan terlebih memampukan saya menjadi pelaku atas firman-Nya. Haleluya, Amin.

7. Nancy Gerungan

1. Kesimpulan Inti singkat Kitab Rut:
Karya keselamatan Allah bagi Manusia sungguh teramat mulia dan berharga, yang sudah direncanakan-Nya dan dinubuatkan oleh para Nabi sejak dahulu kala. Allah bisa memakai siapa saja yang dipilih untuk menjalankan rencana keselamatan bagi umat-Nya yang percaya dengan sungguh dan dengan segenap hati, bahkan bangsa yang tidak mengenal Allah dipakainya sebagai alat-Nya menjadi kakek moyang Juru Selamat Yesus Kristus. Dalam kitab Rut, Allah memakai beberapa orang diantaranya yang berperan utama: Rut beserta Naomi dan Boas. Nama Rut dan Boas tercatat dalam Silsilah Yesus Kristus (Mat 1:1-17).

2. Pelajaran yg paling berkesan:
Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya, "Mengapakah aku mendapat belas kasihan daripadamu, padahal aku ini seorang asing?" (Rut 2:10). Sesuai yang saya pilih frasa/kata yang penting daro pelajaran Rut 2:10 yang lalu. Rut menyadari siapakah dirinya yang mendapat kemurahan hati dari Boas, padahal ia seorang asing.
Demikian juga saya ini. Karena kemurahan dan belas kasih Allah kepada saya, yang tadinya saya juga orang asing, tetapi telah ditebus oleh Tuhan Yesus.

3. Berkat dari berdiskusi di kelas.
Pertama, terima kasih kepada Tuhan Yesus, saya diperkenankan boleh mengikuti kelas BKR-3, sampai akhir. Terima kasih kepada SABDA MLC dan tim yang sudah membuka kelas untuk memperdalam dan menggali Kitab Rut ini. Banyak hal yang baru yang saya dapat ketika harus, mau tidak mau, menggali lebih dulu sendiri pasal dari Rut 4 pasal ini, beserta referensi-referensi pendukungnya. Ketika disampaikan penggalian kita masing-masing untuk didiskusikan bersama-sama teman satu kelompok, banyak masukan yang lebih menambah wawasan tentang frasa yang kaya maknanya bagi kita orang yang percaya. Bagi saya lebih memahami lagi ketika kita membaca, merenungkan, mempersiapkan satu perikop khotbah untuk disampaikan dengan memakai referensi-referensi sebagai pendukung. Tentunya Roh Kudus Tuhan yang membantu kita semua. Terima kasih sekali lagi kepada tim SABDA MLC yang sudah memfasilitasi sehingga BKR ini boleh menjadi berkat bagi kita semua yang sudah mengikutinya sampai selesai. Semoga masih ada acara seperti ini ke depan, boleh berjumpa lagi. Terima kasih kepada moderator BKR3, Ibu Roma dan admin Theresia. Semoga ke depannya SABDA MLC dipakai terus oleh Tuhan untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Diberkati untuk menjadi berkat. TUHAN YESUS memberkati kita semua.

8. Yulisari Astuti

1. Kesimpulan:
Bahwa Allah mempersiapkan kedatangan Tuhan Yesus jauh-jauh sebelumnya. Dan Allah memakai cikal bakal keturunan Tuhan Yesus bukan hanya dari keturunan orang Israel tetapi memakai orang-orang yang mau bertobat dan sungguh-sungguh kembali menyembah Allah.

2. Pelajaran yang paling berkesan:
Karakter Rut yang penuh kasih, berintegritas, rajin, tidak mudah mengeluh, dan taat pada otoritas, ini hidup yang memuliakan Tuhan dan akhirnya Tuhan pakai untuk kemuliaan-Nya.

3. Berkat dari diskusi kelas.
Menjadi lebih luas dalam mendalami kitab RUT, bukan hanya dari sudut penggalian saya, jadi lebih luas dan memperdalam wawasan dalam mendalami kitab RUT.

9. Yonatan Rudyanto K

Ternyata setelah dipelajari bersama dengan dengan cara "Bedah Kitab Rut", saya mendapatkan banyak hal yang tidak akan saya dapatkan dengan membaca sendiri yang saya lakukan selama ini. Bedah Kitab membuat saya berusaha menggali frasa-frasa yang ada dan mendapat masukan dari teman-teman lain tentang kitab Rut ini. Hal ini memperkaya dan membukakan banyak hal. Rut orang yang setia, rendah hati, dan bertanggung jawab. Dia melakukan kewajibannya sebagai menantu Naomi, mengikuti Naomi dan menjalankan perintah Naomi dengan sepenuh hati karena dia percaya dengan Naomi. Rut yang dahulu tidak percaya Tuhan, akhirnya percaya kepada Tuhan.

10. Patricks Reinaldo George

Saya merasa diberkati dengan diskusi mengenai Kitab Rut. Banyak sekali kajian-kajian teologis yang begitu beragam dari para peserta khususnya BKR 3, kita saling melengkapi dan memperkaya lewat pengetahuan serta pengalaman-pengalaman yang dibagikan

1. Kesimpulan yang saya bisa saya lihat dari diskusi kitab Rut ini ada 3 tokoh penting yang Tuhan pakai untuk menggenapkan rencana Agung-Nya untuk kehadiran sang Juru Selamat Yesus Kristus dengan perannya masing-masing:
- Dari sisi Rut saya belajar kesetiaan dan ketaatan, bagaimana dia begitu setia dan taat kepada Naomi mertuanya dalam situasi dan kondisi apapun.
- Dari sisi Naomi saya belajar bahwa Naomi seorang ibu yang bertanggungjawab dan penuh cinta, yaitu bagaimana Naomi mengatur dan mengarahkan menantunya Rut, supaya Rut boleh menikmati kebahagiaan untuk masa depannya yang pada akhirnya Rut boleh menikah dengan Boas dan mendapatkan keturunan Obed, lewat keturunan ini sejarah agung terjadi akan hadirnya Juru Selamat.
- Dari sisi Boas saya belajar seorang pria yang baik hati, punya kharisma serta memiliki kepedulian, seorang penebus yang mengubah hidup Rut, yang seorang wanita Moab (kafir/penyembah berhala) menjadi wanita mulia/terhormat.

2. Pelajaran yang saya temukan melalui kitab Rut ini ada 3 makna, yaitu:
- Bahwa Tuhan berdaulat atas segala peristiwa yang terjadi dalam hidup manusia untuk menggenapi rencana-Nya.
- Tuhan bisa memakai siapa saja untuk terlibat dalam rencana agung-Nya, yang diperlukan hanyalah hati hamba yang mau taat dan setia.
- Selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal walau terkadang perjalanan itu tidak menyenangkan, seperti Rut dan Naomi dengan berbagai proses kehidupan yang mereka jalani, mereka setia dan taat mengandalkan pimpinan Tuhan.

3. Berkat dari berdiskusi dengan teman-teman ada hal-hal baru atau pengetahuan baru yang memperkaya wawasan teologis saya atau kebenaran Firman Tuhan. Saya juga bersyukur moderator dan admin BKR 3 ini Bu Roma dan Bu Theresia yang selalu menyemangati para peserta dan juga menstimulasi para peserta dengan selalu memberikan pertanyaan-pertanyaan dari penggalian peserta untuk lebih tajam dan akurat lagi penggaliannya. Terima kasih banyak Bu Roma dan Bu Theresia, dan akhir kata kiranya Tuhan selalu memberkati kita semuanya.

11. Rustam Tanamas

1. Saya melihat kitab Rut ini sebagai rancangan Tuhan terhadap manusia yang berdosa. Dia yang memanggi, Dia yang merencanakan, Dia bekerja dalam kehidupan keseharian manusia yang takut akan Dia. Seperti Rut, seorang perempuan Moab yang beriman pada TUHAN, yang dipanggil masuk dalam keturunan Abraham lewat penebusan Boas untuk menjadi nenek moyang dari Daud dan masuk dalam silsilah Yesus Kristus.

2. Pelajaran yg paling berkesan:
Ketika Naomi mengambil keputusan pulang ke betlehem, Naomi 'terpaksa' pulang setelah tidak punya apa-apa lagi dan siapa-siapa lagi di saat Bethlehem mulai panen. Ini adalah titik balik 'pertobatan' Naomi. Naomi tidak bisa tidak, harus pulang ke Betlehem dan Tuhan membuat dia pulang untuk suatu rancangan indah bagi Naomi dan Rut, tidak ada yang kebetulan.
Segala kepandaian, bakat, kekayaan, hikmat, kebanggaan, kekuatan, cinta, tidak ada artinya bila kita tidak ada di dalam standar dan rencana yang Tuhan kehendaki buat kita. Sebaliknya, Tuhan suka sekali memakai orang-orang kecil yang takut akan Dia, yang tidak diperhitungkan untuk dipakai menjadi alat-Nya yang luar biasa. Belajar mendengar suara Tuhan dan hidup sesuai rencana-Nya.

3. Berkat selama diskusi:
Banyak sekali pengertian baru yang saya dapatkan selama BKR, luar biasa. Banyaknya pendapat dari teman-teman lainnya juga menjadi bahan perenungan sehingga makin mengerti maksud firman Tuhan. Saya juga merasa dikuatkan sebagai 1 tubuh Kristus karena banyak teman-teman dari berbagai daerah yang juga rindu belajar Firman Tuhan. Terima kasih secara khususnya buat moderator dan admin yang tiap hari berjerih lelah dengan berbagai cara supaya diskusi bisa hidup supaya tiap peserta aktif terlibat, yang mendorong, mengarahkan, memberikan semangat. Thanks juga buat YLSA. Terus jadi berkat. Tuhan memberkati.

12. Ni Ketut Hesti Widiastuti Djadi

1. Inti dari kitab Rut adalah Allah menunjukan sebuah kisah dari keluarga Elimelekh dan Naomi yang mengalami banyak tantangan sampai mereka pindah ke Moab karena kelaparan yang melanda tanah israel. Suami dan anak-anak Naomi meninggal di Moab. Dan Naomi juga jatuh miskin. Melalui peristiwa ini Allah mempunyai rencana melalui keluarga ini yaitu menantu Naomi yang bernama Rut seorang perempuan Moab menjadi orang yang percaya Allah orang Israel dan sangat mengasihi Naomi. Di tengah-tengah duka dan penderitaan Naomi, dia ditemani oleh Rut yang tampil menjadi perempuan yang sangat kuat, berkelakuan sangat baik, patuh pada Naomi, rajin dan setia, sehingga oleh karunia Tuhan, dia dipertemukan dengan Boas, yang akhirnya Boas menjadi penebus Rut dan semua harta Elimelek, Naomi dan kedua anaknya ditebus oleh Boas sehingga nama Elimelek dan anak-anaknya tidak hilang. Boas merupakan seorang laki-laki yang penuh tanggungjawab, kaya raya, rendah hati, tidak menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginan-Nya tetapi memperhatikan kehendak Tuhan dan standar moral yang baik di tengah-tengah masyarakat. Dan akhirnya dari keturunan Boas dan Rut lahirlah Obed dan sampai kepada keturunan raja Daud di mana dalam matius 1 juga menulis silsilah Tuhan Yesus dengan mencantumkan juga nama Boas, Rut, Obed, Daud sampai Yesus.

2. Pelajaran yang paling berkesan mengenai sikap Boas ketika rut tidur di samping kakinya di tempat pengirikan, di situ Boas menjaga nama baik Rut, tidak memanfaatkan situasi sekalipun boas ingin menebus Rut sekalipun Boas tahu ada penebus lain yang lebih dekat, Boas tidak memanfaatkan situasi tersebut, tidak memaksakan kehendaknya, dan dalam keadaan yang sekalipun tidak dilihat manusia, Boas tetap menjaga hati dan hidup kudus dihadapan Allah. Boas pria yang kaya namun rendah hati dan bersikap baik terhadap bawahannya, memperhatikan orang miskin, mengasihi Allah.

3. Selama berdiskusi saya merasa setiap kalimat yang ditulis dalam Alkitab oleh ilham Roh Kudus, memiliki makna yang sangat dalam sebab teman-teman diskusi menggali makna dari banyak kata atau pun frasa dari kitab Rut, penuh makna dan semua tulisan diarahkan untuk melihat bagaimana Allah berkarya dengan luar biasa diantara kegagalan manusia, ketidaktaatan manusia, atau kesetiaan maupun ketidaksetiaan manusia, tetapi rencana-Nya untuk menyelamatkan manusia tetap terlaksana..

13. Jessika Kristi Gultom

Puji Tuhan lewat bedah Kitab Rut di beberapa hari belakangan ini saya semakin diajarkan Rut yang adalah seorang wanita biasa bahkan tadinya wanita yang seterusnya Yahudi dipilih Tuhan menjadi garis keturunan dari Yesus yang Suci. Singkatnya kitab ini menceritakan bagaimana teladan tokoh wanita Alkitab yang sangat luar biasa. Pelajaran paling berkesan bagi saya adalah respon-respon Rut yaitu setia, taat, dan berani bayar harga melalui keadaan sulit bersama Naomi. Terberkati melalui setiap penggalian rekan-rekan diskusi ada insight-insight baru yang saya dapatkan. Terima kasih, Tuhan memberkati kita. Selamat mengaplikasikan dalam kehidupn sehari-hari, semangat.

14. Rudy

1. Kesimpulan inti singkat Kitab Rut:
Yang saya dapatkan dari pembacaan Kitab Rut, saya dapat melihat bagaimana menjadi seorang Naomi sebagai seorang wanita yang anak-anaknya meninggal dan hanya tinggal menantu perempuannya adalah seorang yang tegar dan tidak pernah takut menghadapi himpitan hidup tetap memikirkan semuanya dari sudut pandang seseorang yang dewasa tanpa mementingkan diri sendiri. Rut sebagai seorang menantu yang seharusnya dia bebas memilih jalannya ketika Naomi mengatakan untuk membebaskan dia pulang ke keluarga dan bangsanya, tetapi dia memilih mengikut Naomi yang saat itu dalam keadaan miskin dan juga mau mengikuti Allahnya Naomi sesautu yang membuatnya dia berubah adalah kedekatan dan kesehariannya bersama Naomi selama 10 tahun dia melihat sesuatu yang berbeda dalam kehiudpan Naomi dan kepercayaan Naomi kepada Allahnya. Serta Rut adalah orang yang setia kepada keluarganya dalam keadaan apapun, seseorang yang menghormati orang tua, jujur, ulet dan giat bekerja tanpa memikirkan kecantikannya. Sosok Boas pengusaha yang kaya tetapi humble dan menjalankan perintah Allahnya dan segala ketetapannya, membuat dia melangkah dalam kehidupan penuh pertimbangan dan menghormati adat-istiadat leluhur dan tidak mau bertindak gegabah dalam memutuskan segala hal seperti ketika Rut tidur di bawah kakinya juga ketika dia menebus tanah leluhur Naomi dan menegakkan nama orang yang memang seharusnya sebagai pemilik tanah pusaka. Seseorang yang detail dan menyelesaikan sampai finish tanpa ada orang yang dirugikan.

2. Pelajaran yang paling berkesan:
Berjalan dengan Tuhan dan percaya kepada Allah kita, segala sesuatu telah diaturkan yang terbaik seperti pengenalan Naomi akan Allahnya, dia percaya Tuhan akan menyelesaikan segala sesuatunya adalah yang terbaik. Belajar dari Boas orang kaya yang tidak sombong tetapi tetap menghormati dan menghargai orang lain serta memberikan ucapan berkat kepada siapa saja dia berbicara juga kepada para bawahan/pekerjanya. Belajar pada Rut memilih jalan yang benar ketika mau mengakui dan mengikuti Allah naomi dan menjadi pribadi yang tahan banting dalam segala keadaan.

3. Berkat dari berdiskusi bersama di kelas:
Kitab Rut sudah beberapa kali saya baca tetapi melewati bedah bersama dengan Tim SABDA sebagai wadah kami untuk bersama-sama membedah dan sharing apa yang didapat dari tiap kata yang kita baca bukan hanya sekadar membaca tetapi menggali lebih jauh bersama-sama untuk melihat sisi yang kadangkala kita tidak melihat atau tidak terpikirkan. Melalui arahan moderator sehingga kami bisa mendapatkan frasa kata yang ternyata ada arti yang cukup penting sebagai contoh "Pintu Gerbang" atau "Kasut", ternyata pintu gerbang zaman dahulu adalah tempat atau prasarana penduduk berkumpul untuk memutuskan sesuatu bagi kehidupan mereka, kasut artinya sebagai tanda mensahkan sebuah transaksi atau perjanjian dalam pembacaan di kitab Rut, dan banyak arti lainnya di pembacaan dan perikop yang lainnya. Terima kasih SABDA dan para tim yang sudah membimbing dan mewadahi kami selama diskusi, juga teman-teman lain sehingga saya bisa belajar dan tahu lebih lagi akan rhema yang teman-teman dapatkan dari pembacaan Kitab Rut 1-4 ini.

15. Barunawati

1. Kesimpulan:
Judul kitab diambil dari salah satu nama tokoh perempuan yaitu Rut. Rut seorang perempuan Moab dan juga menantu Naomi. Kisah Rut sangat mengharukan dan menyedihkan dimulai dari yang sangat merendahkan status dan moral (mengalami kemiskinan dan kelaparan yang melanda bangsa Israel) hingga berakhir dengan kebahagiaan (dengan kelahiran seorang anak dari pernikahan yang kedua dengan saudara Ipar (zaman sekarang istilah turun tikar = bernama Boas). Pernikahan adalah suatu perkara yang harus dihormati (Ibrani 13:14). Pernikahan merupakan upacara pengikatan janji kasih nikah yang dilakukan oleh 2 orang individu dengan cara mematuhi norma agama, norma hukum dan adat istiadat dan sosial. Pernikahan yang dilakukan bukan hanya dengan saudara ipar (zaman sekarang turun tikar) namun juga mencakup penebusan yang dilakukan oleh Boas (saudara terdekat dari bapak mertuanya Rut yang bernama Elimelekh). Terjadi Hubungan antara Penebusan dan Pernikahan. Kitab Rut memiliki satu tujuan yang utama untuk menghasilkan garis keturunan Raja Daud dan Tuhan Yesus (Matius 1:5,16). Silsilah Yesus Kristus dari seorang perempuan kafir yang bernama Rut menurunkan keturunan Mesias/Tuhan Yesus Kristus (Rut 1:16-17).

2. Pelajaran yang didapat:
Rut bukanlah org Yahudi namun mendapat perhatian dari Yesus kristus untuk mewujudkan rencana Allah Tuhan Yesus Kristus bagi Naomi mertuanya dan yang kehilangan suami (Elimelekh) dan kedua anaknya. Rut menduduki tempat yang paling penting dalam sejarah Israel sebab Rut menjadi nenek moyang dari Raja Daud (Rut 4:18-22) dan Yesus Kristus (Matius 1:15). Walaupun Rut bukan bangsa Israel tetapi kebaikan hati dan kesetiaan Rut dapat dilihat bagi manusia (mertuanya bernama Naomi dan suaminya yang telah meninggal tetapi terus dilakukan kepada Boas dan kesetiaannya Kepada Tuhan Yesus kristus).

3. Berkat yang didapat dari berdiskusi bersama di kelas:
Terima kasih Tim SABDA dan Para Mentor dan teman sekelas di Bedah Kitab Rut-3. Puji Tuhan saya sangat diberkati sekali. Dengan adanya bedah kitab Rut saya makin lebih mengerti yang tadinya cuma sekadar biasa saja namun dengan adanya kelas diskusi saya mendapat wawasan pengetahuan kebenaran Alkitab tentang Kitab Rut. Terima kasih Tim SABDA dan Para mentor/Admin yang selalu semangat memberikan motivasi untuk kelas diskusi. Terima kasih semua teman sekelas Bedah kitab Rut 3 untuk berbagi wawasan dan pengetahuan.