Komentar

Testimoni Peserta Grup Diskusi Bedah Kitab Yakobus 1

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Lilik Setyowati

Berkat yang saya terima dari mengikuti BKY adalah semakin gentar, takjub, dan takut dalam arti bahwa menjadi orang Kristen tidak hanya habis percaya lalu tidak melakukan apa-apa, justru setelah kita percaya itu awal kita masuk dimensi yang lebih dalam dari hanya sekadar percaya, tetapi kita dibawa untuk mengenal Allah lebih dalam dan semakin dalam. Kesan saya mengikuti diskusi BKY, semakin diperlengkapi, karena saya ada di kelas yang semuanya mau belajar dan diajar, saling melengkapi satu sama lain, sehingga kelas menjadi hidup. Ringkasan pribadi dari pelajaran Yakobus 1--5, standar hidup sebagai seorang pengikut Kristus yang harus dilakukan dalam hidup ini jika kita mau lebih lagi taat pada Tuhan. Aplikasi saya setelah mengikuti kelas BKY, berjuang bersama Roh Kudus untuk memenuhi standar yang Tuhan mau. Harapan untuk kelas MLC berikutnya, ada banyak anak Tuhan yang mau terlibat bersama, belajar bersama, menggali bersama isi Alkitab yang dibimbing orang orang yang belajar di Seminari Tinggi Teologi bersama orang awam yang rindu belajar Alkitab.

2. Purwani

Saya bersyukur mengikuti kelas BKY ini dengan materi dari BKY sangat membantu di dalam mengerjakan tugas, dengan penjelasan yang disampaikan Bu Yulia jelas di suratan Yakobus ini yang ditulis saudara Yesus dan mengajarkan saya untuk tetap dan mengerti dari teguran-teguran yang membangun pribadi saya semakin mencintai firman Allah dengan tuntunan Roh Kudus lebih paham. Terima kasih kepada moderator dan tim juga rekan-rekan kelas BKY yang sudah mendukung saya dalam belajar berdiskusi dan dalam pengalian rekan-rekan yang bagus-bagus saya makin dibukukan dan dipahami rahasia kisah surat Yakobus ini. Terima kasih rekan-rekan atas semua pengalian firman Allahnya. Saya diajar, dinasihati, juga diperingatkan untuk semakin paham dengan firman Allah itu ya dan Amin. Saya harus mencontoh, melakukan untuk pegang janji Tuhan. Untuk yang terus berkomitmen melaksanakan Amanat Agung Tuhan. Untuk saya menjadi berkat di mana saya berada sesuai firman Allah dan iman saya makin berakar di dalam Tuhan. Biarlah rencana Tuhan semakin nyata untuk memuridkan banyak orang. Biarlah MLC makin berkembang dan dipakai Tuhan lagi. Melalui kelas-kelas ini banyak jiwa-jiwa dimenangkan. Terima kasih MLC yang sudah memfasilitasi saya untuk makin dengan lebih lagi dan bagus lagi dalam belajar dan menggali firman Allah.

3. Athur Januar

Sangat terberkati karena membaca kitab Yakobus dan memperkaya pemahaman akan Injil Kristus. Kitab ini mengingatkan ikut Yesus harus rela menderita, setia dan taat. Sangat diperkaya dari diskusi-diskusi dari teman-teman di grup dari pemahaman yang berbeda-beda. Firman Tuhan mengingatkan dosa-dosa pribadi dan sering dilakukan. Aplikasi saya adalah jidup rendah hati dihadapan Tuhan dan dihadapan orang lain. Harapan untuk kelas MLC adalah memberikan materi yang kontekstual di kondisi sekarang.

4. Immanuel Hutagalung

Dari pengalaman saya mengikuti SABDA MLC ini, saya semakin dibekali dengan pemahaman-pemahaman teologis yang harus berpusat kepada makna yang sesungguhnya. Dengan penggalian yang dilakukan, saya sangat terdorong untuk tetap setia membaca, menyelidiki, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari saya. Bukan suatu hal yang mudah untuk menggali, dan menerapkannya dalam aplikasi kehidupan. Namun, saya percaya dengan melakukan itu, Tuhan Yesus sendiri yang akan menolong dan memampukan saya untuk dapat mengaplikasikannya. Bersyukur melalui kelas BKY ini saya dan teman-teman lainnya dapat menggali kebenaran-kebenaran yang terdapat dalam firman Tuhan khususnya Kitab Yakobus ini. Hasil penggalian dapat didiskusikan dan memberikan dorongan, semangat, serta mungkin juga berupa teguran Tuhan melalui penggalian yang kita buat. Jadi melalui itu semua, saya sangat bersyukur kalau Tuhan Yesus juga memakai bapak/ibu yang ada dalam grup ini untuk saling memperlengkapi diri dalam Tuhan Yesus Kristus. Dan, pastinya juga Tuhan Yesus memakai Lembaga SABDA untuk bisa memfasilitasi semuanya ini dengan baik. Untuk lembaga SABDA tetap maju, tetap semangat, tetap berkarya bersama dengan Tuhan Yesus Kristus.

5. Hery Sudarno

Kitab Yakobus merupakan kategori surat yang cukup pendek, hanya terdiri dari 5 pasal, 61 ayat, 1517 kata (versi TB). Surat terbuka ditulis oleh Yakobus adik tiri Tuhan Yesus, ditujukan kepada jemaat diaspora, orang Yahudi yang di berada di luar Yerusalem yang menjadi pengikut. Menjadi ciri khas dan sangat menarik dari kitab ini adalah dalam setiap perikop terdiri dari ayat-ayat yang acap kali satu ama lain tidak terkait, berdiri sendiri, seperti terdiri dari tema-tema sendiri. Oleh sebab itu, membutuhkan metode khusus dalam menggali kitab ini. Berterima kasih SABDA memberikan pelajaran sangat berarti dalam kelas Bedah Kitab Yakobus (BKY) ini. Dengan menerapkan metode memilih ayat imperative untuk digali maknanya, kemudian membandingkan dan kaitkan dengan ayat-ayat yang paralel dalam kitab-kitab Injil, memberikan pelajaran yang dalam dan kaya makna, yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dikekinian.

Selama BKY dengan waktu relatif singkat, sesungguhnya masih banyak yang harus digali, pelajar bagi saya untuk lebih terpacu menggali secara pribadi. Beberapa yang saya peroleh selama dalam kelas BKY adalah bersyukur atas keselamatan dan teladan Yesus Kristus. Sebagai respon, komitmen menjadi murid yang mau sungguh diajar, diproses menjadi guru yang bertanggungjawab mengajarkan kebenaran dan memberikan teladan, tidak munafik, dan tidak sombong. Bersandar senantiasa kepada TUHAN, tidak mengandalkan pengertianmu sendiri. Sebagai orang awam, saya bersyukur dan berterima kasih dengan kehadiran SABDA sangat membantu sebagai sarana bertumbuhnya rohani saya, khususnya di kelas diskusi Alkitab (BKR, BKY) yang saya ikuti. Dalam kelas BKY ini, saya bertemu juga dengan banyak saudara seiman, dari berbagai tempat, latar belakang gereja, profesi, karakter masing-masing anggota peserta. Dalam diskusi seru, saling melengkapi dengan sudut pandang dan latar belakang pemikiran yang berbeda, semakin memperkaya dan pemahaman akan firman Tuhan. Akhir dari testimoni ini, saya mengajak yang belum pernah ikut, jika ada kelas dibuka lagi segera daftar. Dan doa saya SABDA terus dipakai menjadi sarana yang efektif oleh TUHAN memberkati anak-anak-Nya, Amin. Soli Deo Gloria.

6. Medi L Sihombing

Berkat yang saya terima selama mengikuti kelas ini adalah memperkaya pengetahuan secara benar dan alkitabiah. Terlebih saat menggali walaupun saya menggunakan tafsir tetap berjuang untuk mendapatkan ayat Injil karena tidak mudah. Kesan saya mengikuti diskusi adalah saling memperlengkapi satu sama lain membuka diri untuk saling menerima masukan. Aplikasi juga dari berbagai pengalaman sehingga menambah khazanah diskusi. Ringkasan Kitab Yakobus adalah kitab yang menjadi nasehat sehingga dikatakan Amsalnya Perjanjian Baru. Karena begitu banyak nasehat yang didapat yang sangat berharga digambarkan seorang petani yang sabar menunggu hasil panen. Melatih kesabaran yang luar biasa. Di sini saya mendapatkan iman, kesabaran, jangan memandang muka. Harapan saya teman-teman yang sudah ada di SABDA terus ikuti kelas kelas yang diadakan SABDA. Sampai ketemu lagi ya di kelas-kelas lanjutan. Terima kasih Tim SABDA maju dan berkarya bagi umat Tuhan. God bless us.

7. Anita Dian Kristanti

Puji Tuhan saya dapat mengikuti kelas BKY ini sampai akhir. Metode yang digunakan dalam training BKY yaitu dengan mencari ayat dengan kalimat imperatif dan membandingkannya dengan kitab Injil ini membuat/memaksa saya untuk membaca dan merenungkan kitab Yakobus ini siang dan malam. Membaca dengan teliti dan mendalam dan mencari ayat pembandingnya dalam Injil. Sangat menguras pikiran tetapi hati saya damai sejahtera. Saya menyadari dengan praktik bedah kitab ini makin lama makin lancar dalam mendalami alkitab. Selama mengikuti diskusi di kelas BKY 1 saya lihat dan saya baca materi penggalian yang disampaikan oleh rekan-rekan sangat bagus, mendalam, banyak kesaksian pribadi di dalamnya yang sangat menguatkan dan memberkati saya khususnya. Juga tanggapan dari rekan-rekan, moderator saling menajamkan dan melengkapi. Admin juga sangat rajin mengingatkan kami setiap hari untuk segera mengirimkan penggalian dan menanggapi penggalian dari rekan-rekan yang lain. Ringkasan pribadi dari pelajaran Yakobus 1-5 adalah tentang menjaga iman dalam berbagai pencobaan bagaimana menjadi pelaku firman. Juga sebagai orang beriman jangan memandang muka, mengasihi sesama. Hidup dalam kebenaran, tidak menuruti hawa nafsu dan juga tidak memfitnah orang. Bersabar dalam penderitaan, tidak bersumpah demi apapun dan saling mendoakan. Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas BKY adalah saya akan terus berusaha mempraktikkan merenungkan firman Tuhan dari kitab-kitab yang lain dengan metode yang sudah diajarkan dan melakukan dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap dapat mengikuti kelas-kelas MLC berikutnya yang makin lama makin berat materinya tetapi menyenangkan.

8. Mariano Nathanael

Saya diberkati dengan mengikuti kelas BKY ini. Memang saya tidak bisa seaktif seperti biasanya karena memang waktunya bertumpuk dengan kegiatan yang sedang padat-padatnya, tetapi saya mendapat banyak berkat dari hasil penggalian yang dilakukan rekan-rekan lainnya di kelas BKY 1. Saya memang belum pernah secara khusus menggali seluruh kitab Yakobus, mengkhotbahkan beberapa ayat di dalam kitab ini pernah, tetapi melalui BKY, saya mendapatkan penggalian dari rekan-rekan, bahkan pada bagian yang jarang disentuh dalam khotbah-khotbah selama ini sehingga saya mendapat perbendaharaan kekayaan yang baru melalui kelas ini. Ringkasan pribadi yang saya dapat adalah Yakobus sangat menekankan perbuatan praktis dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:
1) bagaimana bertahan dalam pencobaan, 2) memperlakukan sesama yang berbeda tingkat sosial, 3) perbuatan sebagai bukti dari iman yg sejati, 4) Berhati-hati dalam perkataan, 5) bagaimana menerapkan hikmat untuk menyelesaikan permasalahan antara orang percaya, 6) hidup yang rendah hati, 7) memperlakukan kekayaan yang Allah berikan dengan benar, 8) saling mendoakan supaya sembuh. Aplikasi praktis yang akan saya lakukan adalah mau menerapkan apa yang saya dapat dalam kitab Yakobus ini di kehidupan saya sehari-hari, sangat banyak memang penerapannya, akan dilatih pelan-pelan.

Harapan saya untuk kelas MLC berikutnya adalah kembali membahas kitab-kitab lainnya yang singkat, kitab apa pun itu boleh karena setiap kitab jika digali, kita pasti akan mendapatkan kekayaan Kristus yang tidak terduga yang ada di dalamnya. Terima kasih Tim MLC, para moderator dan admin yang telah memfasilitasi terlaksananya kelas yang seperti ini. Tuhan yang memberkati pelayanan MLC supaya menjadi berkat bagi lebih banyak orang untuk dapat mengenal Sang Kebenaran itu.

9. Jhony Malindai

Syukur kepada Tuhan karena saya bisa bergabung dalam BKY. Saya merasa sungguh diberkati karena dengan tugas yang diberikan membantu kehidupan lebih terarah kepada Tuhan. Walaupun baru 5 tugas yang diberikan tetapi kesan SABDA kepada saya sangat mendalam. Saya percaya Tuhan mempunyai rencana baik kepada kita semua. Bila suatu perkara kita ulang secara berterusan ia akan menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi jati diri. Keadaan itu saya alami 3 bulan yang lalu. Di mana saya mengalami tekanan darah yang sangat tidak stabil. Dokter menasihati supaya ubah cara makan dan melakukan senam. Saya sudah melakukan senam dan ubah pola makan. Syukur hasilnya positif. Apa yang dapat saya renungkan adalah saya ada kerinduan untuk bersenam dan berhati-hati dengan pengambilan makanan. Dengan kata lain, senam dan pola makan yang baik sudah menjadi kebiasaan dan harus dilakukan. Inilah yang rasakan bila saya mengikuti BKY, memang sebelum ini kita berdoa dan membaca firman Tuhan, tetapi tidak berusaha untuk merenung dengan lebih dalam. Saya sangat bersyukur untuk semua itu.

Setiap kita memiliki kekurangan dan kelebihan. Keunikan inilah yang menjadi kesyukuran kepada saya sebab setiap kali saya melakukan penggalian Yakobus, saya merasakan ada sesuatu yang kurang tentang perkongsian saya. Tetapi kekurangan itu selalu saya mendapat jawaban dari rekan-rekan semua. Tuhan memberi talenta dan karunia yang berbeda kepada kita untuk saling melengkapi. Selama ini saya jarang memperhatikan SABDA dari Yakobus. Saya sungguh diberkati apabila berkesempatan menggali Yakobus dalam kelas BKY. Kita sedia maklum bahwa apa yang difirmankan oleh Yakobus kepada orang-orang Kristen ketika itu bukan ajaran baru, tetapi mengembangkan ajaran Yesus itu sendiri. Semua SABDA ini masih dan sangat sesuai dengan kehidupan kita pada masa kini. Dari 5 tugasan yang diberikan saya sangat bersyukur karena dapat menghidupi firman dalam hubungan keluarga terutama sekali Yakobus 1:19, setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah. SABDA ini sangat sangat membantu saya menjadi orang tua yang lebih baik kepada anak-anak dan isteri. Saya tidak sabar lagi untuk tajuk yang seterusnya. Saya juga berharap kita saling mendoakan supaya kita bersemangat untuk memperdalam pengetahuan tentang Tuhan Yesus. Kuasa kegelapan senantiasa berusaha melemahkan dan menjatuhkan kita. Terima kasih juga kepada semua pembimbing kelas BKY. Semoga kita menjadi saluran berkat kepada orang lain dan sinar kemuliaan Tuhan terpancar melalui pertuturan dan perbuatan kita. Tuhan memberkati dan syukur atas Kasih-Mu.

10. Friska Pasaribu

Akhirnyaaaaaaa.. Kata ini saja yang terucap dari hati yang terdalam, sangat bersyukur bisa menyelesaikan kelas ini. Di awal kelas saya hampir mengajukan penyerahan diri, karena adanya kesibukan mendadak yang waktunya bertabrakan dengan Kelas BKY. Selama seminggu full saya belajar membagi waktu dan pikiran. Dan lagi saya harus akui secara pribadi saya kurang maksimal ikut kelas ini. Karena keterbatasan waktu dan pikiran. Baru sadar bahwa Kitab Yakobus ini banyak kalimat Imperatif (perintah) sering dengar khotbah tentang Kitab Yakobus, baca Kitab Yakobus, sudah setua ini saya menemukan ilmu baru. Kitab ini mengandung banyak Kalimat Imperatif. Dan itu yang digali setiap hari. Setiap hari harus menggali Firman Tuhan secara pribadi (bagi saya ini sangat keren) karena selama ini bergantung pada renungan-renungan dari internet. Saat BKY ini saya HARUS belajar menggali dan merenungkan Firman Tuhan secara mandiri. Acung jempol untuk hamba-hamba Tuhan Kak Andy sebagai moderator, Kak Theresia sebagai admin dan juga tim SABDA MLC yang lainnya. Top Markotop dah. Mereka menjalankan tugas mereka dengan baik. Mendampingi para peserta serta mengingatkan para peserta. Terimakasih Tim SABDA. Kehadiranmu membuat kami para peserta semakin mencintai Tuhan dan Firman-Nya. Tuhan memberkati Tim SABDA dalam setiap pelayanan dan pergumulan.

11. Suratman Aripin

Saya bersyukur karena isi dari kitab Yakobus ini sangat berhubungan erat dengan kehidupan sehari hari saya, seperti penggunaan lidah, tidak pilih kasih, harta, kesabaran, ketekunan dan lainnya. Hal ini menjadi kesempatan untuk mawas diri. Saya senang karena ada rekan-rekan yang juga membagikan penggalian dari bahan yang sama, juga membagikan pengalamannya berkaitan dengan Firman Tuhan yang dibahas. Ini sangat memberkati dan memperkaya saya. Perjalanan hidup sebagai pengikut Kristus sungguh tidak mudah, ada berbagai macam pencobaan. Namun, Tuhan sungguh baik Ia tidak meninggalkan saya sendiri, Tuhan menawarkan dengan murah hati agar kita meminta hikmat kepada-Nya dan Ia akan memberikannya. (Yak 1:5). Tuhan sudah menyediakan sumber hikmat itu, yaitu Firman Tuhan. Oleh karena itu saya akan tetap setia membaca Firman Tuhan serta mengaplikasikannya. Tetap diadakan kelas Bedah Kitab. Sistem yang dipakai saat ini sudah baik: sebelum kelas dimulai ada pengarahan, ada moderator dan admin yang sangat membantu. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas pelayanan tim SABDA yang sudah menjadi berkat bagi saya.

12. Marita Cut Nya' Dien

Selama mengikuti kelas BKY ini, saya secara pribadi sangat diberkati. Khususnya saat ibu Yulia menyampaikan ringkasannya. Banyak hal baru yang semakin membuat saya lebih mengerti lagi tentang Alkitab khususnya kitab Yakobus. Ini semakin membuat saya ingin lebih menggali lagi isi kitab ini. Dalam pembedahan kitab Yakobus dari teman-teman sangat luar biasa, sangat lengkap, gamblang, dan jelas. Walaupun masih ada yg mengambil dari tafsiran, tanpa diringkas dengan bahasa sendiri seperti harapan dari admin. Tapi tetap saya diberkati. Saya banyak belajar dari kitab Yakobus akan bagaimana cara hidup dan karakter yang berkenan di hadapan Allah. Ke depan biarlah melalui apa yang sudah saya pelajari dalam kelas ini. Kehidupan saya semakin bisa memfokuskan diri kepada Allah saja. Saya bisa menjadi pribadi yang lebih taat, sabar, dan memiliki karakter kristus. Dan, mohon maaf kepada Admin. Karena selama mengikuti kelas, saya kurang aktif karena ada kesibukan. Namun, tetap saya membaca hasil dari sharing teman-teman semua. Harapannya untuk kelas-kelas berikutnya, saya rindu untuk ikut kembali dan bisa lebih fokus lagi, agar saya semakin mengerti akan FT dan semakin diperlengkapi.

13. Titik Kasih Herani

Pemilihan kitab Yakobus sebagai topik training, menambah wawasan saya tentang pribadi Yakobus yang merupakan saudara Yesus. Selalu dengan acara bedah kitab ini membuat tokoh seakan-akan hidup lagi dan berkata-kata penuh hikmat saat itu. Saya mengikuti diskusi membaca penggalian masing-masing peserta yang rata-rata bagus-bagus dalam menganalisa ayat pilihannya. Metode yang dipakai makin bagus dari training-training sebelumnya. (saya pernah ikut kelas KRP). Ringkasan secara pribadi: Akan tetap semangat sebagai orang kristen ketika mengalami pencobaan karena akan semakin menguatkan iman kita, semakin mengerti tentang pengertian iman yang menyelamatkan, dan mengerti mengenai iman yang harus dipraktekkan dalam hidup yang benar dengan perbuatan yang baik. Menggali harta karun tiap-tiap kitab dalam Alkitab, semoga saya bisa mengikuti terus Amin.

14. Oktovianus Jullip Oldie Karundeng

Berkat dari materi training BKY yang saya dapatkan adalah saya kembali disegarkan bahkan ditambahkan pemahaman yang lebih baik tentang Kitab Yakobus. Kesan mengikuti diskusi BKY adalah sungguh luar biasa karena saya mendapatkan pengalaman dan pencerahan baru dengan penggalian dari rekan-rekan peserta BKY 1 yang beragam, tetapi dapat saling melengkapi satu sama lain; dengan dipandu oleh Moderator dan Admin yang luar biasa aktif dalam mengingatkan dan mengarahkan kami peserta, walaupun saya harus sungguh berusaha ekstra agar dapat menyisihkan waktu ditengah kesibukan pekerjaan dan pelayanan saya. Dengan mengikuti training BKY kali ini, saya merasa lebih disegarkan lagi pemahaman saya terhadap berbagai nasehat dan petunjuk dari Yakobus tentang bagaimana orang Kristen atau umat Allah harus hidup dan memperlakukan sesamanya, seperti jangan putus asa menanggung beban, jangan menyerah menghadapi ujian iman, kasihilah sesama, dan percayalah pada hikmat Allah. Setelah mengikuti kelas BKY ini saya akan berusaha agar semakin berserah kepada hikmat Allah sehingga saya pasti dimampukan untuk mengasihi sesama dengan lebih sungguh, dan semakin pantang menyerah menghadapi setiap ujian iman yang datang. Akhirnya, saya pun berharap agar dapat mengikuti kelas MLC berikutnya yang pasti akan sangat memberkati saya dan orang lain. Demikian testimoni saya, kiranya TUHAN YESUS KRISTUS memampukan saya dan rekan peserta lainnya untuk dapat mengejawantahkan setiap aplikasi praktis yang sudah disampaikan.

15. Maher Sembiring

Saya terberkati dengan materi yang dipersiapkan SABDA dengan tersusun sistematis sehingga saya bisa mengerti apa yang dipaparkan oleh Ibu Theresia sebagai narasumber. Secara garis besar saya mengerti tujuan Kitab Yakobus, garis besar serta keunikan Kitab Yakobus dan petunjuk pelaksanaan di kelas BKY. Saya terberkati belajar di kelas BKY 1. Kami di kelas harus mengikuti diskusi dengan aturan yang sudah disepakati yang dibuat SABDA. Saya merasakan ada rasa kekeluargaan semua teman-teman saling mendukung melengkapi. Nasehat tentang hidup sebagai umat Allah, dan memohon hikmat kepada Allah dan tetap teguh dalam iman meskipun menghadapi berbagai pencobaan. Dan, iman harus disertai berbuatan. Saya akan belajar tidak mudah menyalahkan atau menghakimi orang lain. Saya akan lakukan pengakuan dosa dan belajar saling mengampuni. Harapan untuk kelas MLC selanjutnya Bedah Kitab yang ada di Alkitab.

16. David Tobias

Ditengah kesibukan sehari-hari, kadang sesuatu yang baik perlu dipaksakan, termasuk mempelajari surat Yakobus. Kalau mempelajari sendiri, dengan mudah saya menundanya. Namun, dengan adanya teman-teman di kelas BKY, saya terpacu untuk menyelesaikan sesuai jadwal. Saya menangkap secara gamblang bahwa Allah, melalui Yakobus, ingin kita tetap setia menjadi pelaku Firman ditengah berbagai pencobaan. Setiap ingat kelas BKY, saya terdorong untuk melakukan hal-hal yang Tuhan mau, bukan sekadar tahu banyak ayat Alkitab. Dengan anugerah-Nya, saya mampu dan siap mengikuti kelas MLC berikutnya, bersama kawan-kawan lama, maupun peserta baru. Terima kasih tim SABDA dan rekan-rekan semua. Tuhan Yesus menyertai kita selalu. Semangaaat!

17. Dernita Manurung

Saya lebih memahami surat Yakobus mengenai iman, kemarahan dan kebenaran Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Bersyukur dapat berdiskusi bersama, dapat saling berbagi pengetahuan sehingga dapat mempertajam kebenaran firman-Nya. Ringkasan secara pribadi: Jangan menjadi guru saja tetapi tidak melakukan Firman Tuhan, cepat mendengar namun lambat untuk marah, melakukan apa yang saya katakan, ya diatas ya, meneladani karakter Kristus yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Harapan untuk kelas MLC dapat belajar lebih lagi dalam penggalian-penggalian kitab PL-PB seperti yang telah dilakukan selama ini oleh MLC (Rut dan Yakobus) agar kami dapat mengetahui lebih lanjut dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan, tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada tim SABDA MLC serta Moderator kelas BKY 1 Ibu Theresia dan Pak Andy yang sangat luar biasa dalam mendampingi kami anak-anak kelas BKY 1. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua.

18. Yulisari Astuti

Dengan ikut BKY ini dan dengan adanya materi yang disampaikan saya jadi tahu siapa Yakobus yang menulis kitab Yakobus ternyata saudara Tuhan Yesus. Saya juga jadi tahu ternyata kitab Yakobus memperkaya dari Injil. Dengan ikut diskusi di kelas BKY 1 saya sangat terberkati karena saya jadi lebih diperkaya dengan perbedaan dalam pengupasan setiap peserta. Karena meskipun ayat yang di ambil sama tapi kadang penjabarannya bisa lebih tajam. Jadi saya lebih memahami dan mengerti akan kitab Yakobus ini. Dalam beriman kepada Tuhan juga harus disertai perbuatan yang sesuai dengan firman Tuhan. Dan kalau menyatakan beriman pada Tuhan juga dalam hubungan dengan sesama harus baik dan benar sesuai dengan firman Tuhan. Saya mau terus belajar melakukan firman Tuhan, terutama dalam hubungan dengan orang lain. Saya akan lebih sungguh-sungguh lagi dalam mendalami firman Tuhan bukan hanya dibaca saja. Dibuka lagi kelas untuk membedah kitab dalam Alkitab.

19. Verrazano Hendriks

Dengan ikut BKY ini, saya baru tahu ternyata Yesus memiliki banyak saudara tiri, salah satunya Yakobus. Dan, saya mendapat pelajaran berharga dari kitab Yakobus untuk semakin mendewasakan iman saya. Dengan ikut diskusi di kelas BKY 1 saya menjadi tahu isi kitab Yakobus. Kuncinya adalah iman. Dan iman harus disertakan dengan hikmat. Bila orang beriman, maka tidak akan melakukan dosa-dosa entah dengan lidah atau dosa lain seperti membedakan. Saya menjadi rajin membaca Alkitab, dan puji Tuhan, Kitab Yakobus sudah selesai saya baca. Saya mau ikut kegiatan ini lagi agar terpacu untuk baca Alkitab. Terus ada kegiatan bedah Alkitab seperti ini.

20. Destri Alkitabiah Harianja

Saya sangat diberkati dengan pengetahuan yang baru tentang kitab Yakobus. Meskipun bukan pertama kalinya membaca kitab Yakobus, namun saya mendapatkan pengertian-pengertian yang baru dengan panduan yang dibuat di BKY sehingga saya memahami lebih dalam lagi setiap ayat yang dikupas apalagi tanggapan dari teman teman sekelas saya yang mampu mengingatkan dan menegur saya. Puji Tuhan. Saya sangat terkesan dengan pembelajaran mengupas ayat imperative dari kitab Yakobus bersama teman-teman, sangat unik, banyak yang mengupas ayat yang sama namun bisa mendapatkan pengertian yang luas dan beragam. Saya juga terkesan dengan pengalaman berdiskusi dengan teman-teman, sehingga di dalam grup saya bukan hanya mengerjakan tugas mengupas ayat, tetapi juga belajar meresponi hasil mengupas ayat teman-teman. Kitab Yakobus berisikan tentang nasihat-nasihat untuk menghidupi Firman dengan melakukannya, berlaku adil tanpa memandang latar belakang seseorang, menjaga perkataan, hidup berbeda dari dunia, jangan menjadi hamba uang, hidup dalam unity (berdoa dan saling mengaku dosa untuk kesembuhan). Saya mau lebih lagi bertumbuh dalam iman dengan cara sungguh-dungguh membaca firman dan melakukannya, menjaga perkataan, memprioritaskan kehidupan rohani agar tidak menjadi serupa dengan dunia tetapi terus dibentuk untuk serupa dengan Allah dan menjadi terang. Saya akan belajar membangun unity, baik dalam keluarga, komsel, gereja. Belajar untuk lebih peduli dan berdoa bagi keluarga saya pribadi dan keluarga tubuh Kristus di mana saya ditempatkan tanpa memandang latar belakang masing-masing pribadi. Saya rindu untuk mengikuti lagi kelas ini. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kegiatan ini lebih dan lebih lagi agar semakin banyak orang yang menerima panduan untuk bersungguh2 dalam meneliti Firman Tuhan.

21. Merry Natalia

Tentunya banyak berkat yang saya dapatkan selama bergabung di Kelas Bedah Kitab Yakobus. Di kelas Bedah Kitab Yakobus, saya semakin diperkaya pemahaman saya tentang Kitab Yakobus. Ada begitu banyak berkat yang juga saya dapatkan melalui sesi diskusi. Kesan saya, saya sangat terkesan dengan antusia dari semua peserta mengikuti kelas. Secara khusus, saya terkesan kepada Ibu Theresia sebagai pendamping di kelas BKY 1, yang begitu setia mengingatkan saya untuk mengirim tugas. Kitab Yakobus merupakan Kitab yang terdiri dari 5 Pasal, yang didalamnya berisi nasehat bagi orang percaya, yakni: Menghadapi setiap pencobaan dengan hikmat yang dari Tuhan, menjadi pelaku firman, tidak pilih kasih, melakukan perbuatan baik sebagai bukti dari iman dan memiliki kehidupan doa yang benar. Aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari saya, saya tidak hanya menjadi pendengar firman dan tidak hanya menjadi orang yang dipakai Tuhan untuk memperkatakan firman, tetapi lebih dari itu, saya meminta Roh Kudus senantiasa memampukan saya menjadi pelaku Firman. Saya sangat berharap kelas MLC melanjutkan program ini, mengadakan Bedah Kitab untuk kitab-kitab yang lainnya. Hal ini sangat baik dan luar biasa.