Artikel Terbaru

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Karakter Manusia Setelah Ditebus oleh Kristus

1. Karakter Manusia Setelah Ditebus oleh Kristus

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Kor. 5:17)

Manusia Berdosa

1.  Kejatuhan Manusia

Pembaruan Melalui Kelahiran Baru

Pada saat kita memikirkan mengenai keselamatan dalam Kristus, biasanya kita hanya memikirkan tentang akibat dari percaya kepada Dia bagi kehidupan kekal kita. Hal ini penting, tetapi untuk lebih tepatnya, saat ini kita perlu memfokuskan dengan lebih teliti pada kepentingan kebalikan dari kejatuhan dan akibatnya pada karakter manusia dalam hal pengetahuan dan moralitas.

Realitas Tentang Setan

Penolakan atas realitas setan biasanya didasarkan atas pertimbangan sehubungan dengan anggapan mengenai setan sebagai personifikasi kejahatan, tetapi sesungguhnya bukan sebagai makhluk yang memiliki keberadaan diri secara terpisah. Ide atau pandangan tentang "setan" sebagai satu pribadi lebih banyak dikembangkan dalam masa Perjanjian Baru, dan ini diharuskan, sebagaimana diberitahukan kepada kita, sebagai reinterpretasi dari "berbagai legenda" dalam Perjanjian Lama.

Apakah Ada Penjelasan Mengenai Keberadaan Allah?

Pertanyaan mengenai apakah ada penjelasan yang pasti mengenai keberadaan Allah telah diperdebatkan sepanjang sejarah, dengan melibatkan tokoh intelektual dari kedua belah pihak yang saling berlawanan. Di zaman ini, penjelasan yang menolak keberadaan Allah telah menimbulkan semangat yang militan untuk menuduh pihak yang percaya dengan keberadaan Allah itu sebagai orang yang mengalami delusi dan irasional.

Apakah Allah Itu Ada? Apakah Ada Bukti Tentang Keberadaan Allah?

Keberadaan Allah tidak dapat dibuktikan ada atau tidak ada. Alkitab menyatakan bahwa kita harus menerima fakta bahwa Allah itu ada melalui iman: "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia" (Ibrani 11:6). Jika Allah menghendakinya, Ia dapat muncul dan membuktikan kepada seluruh dunia bahwa Ia benar-benar ada.

Allah yang Esa Adalah Allah Tritunggal

Sesungguhnya, ini merupakan satu rahasia yang tidak dapat kita mengerti dengan sejelas-jelasnya. Akan tetapi, hal ini diajarkan kepada kita dalam Alkitab. Hal ini merupakan suatu asas pengajaran yang patut dipercayai walaupun kita tidak dapat mengerti dengan jelas.

1. Pengajaran Perjanjian Lama Mengenai Allah Tritunggal

Hal ini tidak disebutkan dengan jelas dalam Perjanjian Lama, tetapi disinggung sedikit:

Pages